TenggaraNews.com, KENDARI – Dalam rangka menyongsong Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2019 yang ditetapkan pada Oktober ini, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sultra dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) berkolaborasi mendorong literasi dan inklusi keuangan di Sultra.
Selain itu, sebagai wujud dukungan terhadap arah pembangunan daerah yang dicanangkan pemerintah provinsi (Pemprov) Sultra, FKIJK juga menyepakati tagline BIK 2019 betajuk “Carnival of EMAS Sulawesi Tenggara Inklusi Keuangan” atau disingkat CETAR-KU.
EMAS merupakan salah satu slogan RPJMD Pemprov Sultra yang beraeti “Ekonomi Masyarakat Aman dan Sejahtera”. Tagline BIK 2019 tersebut disepakati bersama pada kegiatan coffe morning bertajuk “Menyongsong Bulan Inklusi Keuangan”, yang diselenggarakan oleh pihak BRI, Kamis 3 Oktober 2019 di lantai 15 Hotel Claro Kendari.
Kepala OJK Provinsi Sultra, M. Fredly Nasution menyatakan, bahwa tema spesial dalam coffee morning hari ini bertujuan sebagai bagian dari aksi gencar mendorong literasi dan inklusi keuangan di Sultra.
“FKIJK adalah wadah sinergi dan kolaborasi antara perbankan, pasar modal, hingga industri keuangan non bank seperti lembaga perasuransian, pembiayaan, pergadaian, modal ventura, dana pensiun, BPJS dan lembaga keuangan lainnya,” beber Kepala OJK Provinsi Sultra.
Kepala Subbagian Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sultra, Ridhony M. H. Hutasoit memaparkan, tahun ini BIK dapat diwujudkan melalui empat hal, yaitu program khusus lembaga jasa keuangan seperti discount, cash bak dan lainnya. Kemudian, penjualan produk atau layanan jasa keuangan berinsentif, business matching, serta kampanye program inklusi keuangan secara masif.
“Fokus target inklusi keuangan tahun ini yaitu pelajar, perempuan dan UMKM,” jelasnya.
CETAR-KU, kata dia, akan dilaksanakan dengan dua event puncak, yakni expo dan seminar kewirausahaan se-Indonesia Timur yang berkolaborasi dengan Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari yang kegiatannya dikemas menjadi Esku UHO dan Inklusi Keuangan OJK Se-Indonesia Timur Tahun 2019, pada 18-21 Oktober 2019 di Lapangan Bola dan Auditorium UHO.
“Event selanjutnya adalah gowes literasi dan inklusi keuangan (Go-Link) pada 27 Oktober 2019,” katanya.
Tak hanya itu saja, CETAR-KU juga akan diisi dengan berbagai kompetisi bergengsi seperti Duta Inklusi dan Literasi Keuangan Nusantara (DILAN) Awards kategori umum, jurnalis, entitas media, dan pemimpin daerah. Kemudian, lomba business plan dan produk tingkat perguruan tinggi dan SMA, lomba dan parade sepeda hias kategori umum dan pelajar, lomba mewarnai/menggambar tingkat TK dan SD.
Selain itu, direncanakan juga akan ada Kampung Kuliner Inklusi Keuangan (Kampung Kuliner-Ku) selama seminggu, dengan pembayaran non tunai yang akan dikelola langsung oleh UMKM se-Sultra.
“Info lebih lanjut akan diinformasikan kepada masayarakat melalui berbagai publikasi. Ayo kita bersama dukung acara CETAR-KU, termasuk ikuti lomba-lomba yang ada, karena berhadiah total puluhan juta rupiah,” ucapnya.
Laporan: Ikas










