TenggaraNews.com, SOLOK – Program “Gerakan Subuh Berjamaah Magrib Mengaji” adalah salah satu program utama yang di gadang-gadang oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok periode 2016/2021. Adapun maksud dari program ini, seperti yang dijelaakan dalam Peraturan Bupati (Perbup) nomor 56 tahun 2016, tentang Magrib Alquran dan Subuh berjamaah adalah untuk menghidupkan kembali tradisi membaca kitab suci antara Magrib dan Isya, serta memperdalam wawasan keagamaan dan mengimbau masyarakat untuk Shalat Subuh berjamaah di masjid, yang pada intinya adalah mengajak masyarakat untuk memakmurkan masjid.
Akan tetapi, program ini justru dinilai gagal total. Sebab, kegiatan tersebut tak kunjung dilaksanakan secara berkelanjutan pasca di launching.
“Program ini telah di launching sekitar 3 tahun yang lalu. Tetapi sangat di sayangkan, launching program ini hanya caremony semata tidak berkelanjutan. Artinya, Pemkab Solok tidak serius untuk mewujudkan program ini,” ujar Akmal Affani, Ketua Prima DMI Kabupaten Solok, Kamis 3 Oktober 2019.
Bahkan, kata dia hari ini masih banyak masyarakat Solok yang tidak mengetahui program tersebut. Padahal, sudah dilaunching 3 tahun lalu.
“Kalau diamati di lapangan, beberapa masjid dan mushalla/surau jauh sebelum program ini di launching kegiatan Magrib mengaji telah dilaksanakan. Boleh dikatakan tidak berefek dan tidak dirasakan program ini di tengah-tengah masyarakat. Padahal, untuk mensukseskan program ini, pemerintah daerah telah menggelontorkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang berasal dari uang masyarakat9” kata Akmal.
Menurut dia, Pemkab Solok setengah hati dalam mewujudkan program ini, meskipun bupati sudah keliling-keliling melaksanakan Shalat Subuh berjamaah dan telah melaunching program ini dibeberapa titik di Kabupaten Solok, tetapi substansi dari program tersebut tidak terwujud.
“Jadi bapak bupati keliling-keliling Kabupaten Solok untuk Shalat Subuh berjamaah dan launching program ke sana kemari terkesan pencitraan,” ucapnya.
“Pemkab Solok harus bertanggung jawab terhadap uang masyarakat yang dibelanjakan, dan seluruh pihak mari sama-sama kita memakmurkan masjid,” ajak Ketua Prima DMI Kabupaten Solok.
Laporan: Fauzaki









