TenggaraNews.com, MUNA – Ribuan masyarakat Kabupaten Muna memadati area Pelabuhan Kota Raha sejak menjelang ba’da Maghrib. Kedatangan mereka tidak lain hanya untuk menyaksikan artis kondang asal Kota Bau-bau, Fildan Rahayu yang bakal tampil menghibur para pendukungnya, Kamis 10 Oktober 2019.
Sebelumnya, para panitia telah menyiapkan panggung Fildan di mobil tronton sejak sore hari, namun aksi jawara D’Star 2019 batal digelar karena dicekal Ormas Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI) Kabupaten Muna.
Salah seorang Masyarakat Pecinta Rajiun (MPR), Muharam menyampaikan, bahwa Fildan tidak dapat tampil menghibur pendukungnya karena tidak diizinkan oleh pihak kepolisian. Padahal, jauh-jauh hari panitia telah mengantongi izin, baik dari pihak kepolisian maupun pihak dari otoritas pelabuhan setempat.
Muharam menambahkan, saat oknum yang mengatas namakan FKPPI mendatanginya sembari menanyakan terkait agenda musik tersebut, apakah memiliki izin atau tidak, dirinya hanya menjawab bahwa Fildan akan manggung, sereya mengarahkan oknum pengurus FKPPI tersebut untuk menkonfirmasi langsung Kapolres Muna terkait izin yang ditanyakan.
“Kami bingung, kok bisa dilarang. Masyarakat kecewa dengan ulah oknum yang mengatasnamakan Ormas, alasan mereka karena saat ini warga Kota Raha lagi berduka, padahal sebelumnya mereka melakukan arak-arakan menyusuri titik-titik jalan keramaian yang ada di Kota Raha, pada saat mengantar jagoannya di Kantor DPD II Partai Golkar. Kita tidak mungkin siapkan panggung dan segalanya kalau tanpa melalui prosedur,” ujar Muharam, Jumat 11 Oktober 2019.

Sebagai MPR, dia mewakili Bupati Muna Barat, LM. Rajiun Tumada meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muna, karena sesuatu hal sehingga penyanyi multi talenta itu gagal manggung di depan fansnya di Bumi Sowite.
Menurutnya, dengan adanya kelompok-kelompok yang menginginkan agar Fildan tidak tampil di pelabuhan, semoga masyarakat bisa mengetahui bahwa dengan batalnya Fildan manggung bukan karena faktor politik yang lagi panas akhir-akhir ini, namun sesungguhnya karena Fildan akan balik ke Jakarta via Kendari menggunakan kapal malam, dan sebelum berangkat, dirinya ingin menghibur masyarakat Kabupaten Muna.
“Fildan berstatus sebagai penumpang bukan rentetan dari kegiatan Muna Barat dan itu terpisah. Fildan manggung di pelabuhan karena melihat fansnya sangat banyak, apalagi Fildan menganggap masyarakat Muna bagian dari orang yang telah menyukseskan dirinya pada saat mengikuti ajang D’Academi 3 sampai menjadi pemenang,” jelasnya
Sementara itu, salah satu penggemar Fildan, Risna merasa sangat kecewa akibat batalnya Fildan manggung di Pelabuhan Nusantara Raha, padahal dirinya bersama seluruh keluarganya datang dari jauh karena tidak sempat menonton Fildan bersama Erie Susan saat tampil di Lapangan Guali, dalam rangkaian moment uang tahun Muna Barat yang ke lima.
“Di Medsos sudah ramai diperbincangkan kalau Fildan akan konser di pelabuhan, begitu datang katanya batal, nanti terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Yang jelas kami sangat kecewa bersama keluarga terhadap pihak-pihak yang melarang Fildan tampil. Pokoknya kita antar saja dia pulang walaupun tidak tampil,” tutup Risna.
Laporan: Phoyo









