TenggaraNews.com, MUNA – Kios pedagang ayam milik La Ratda (74), warga desa Kondongia, Kecamatan Loghia, Kabupaten Muna, yang berada di dekat dengan terminal Pasar Sentral laino Raha nyaris dilalap si jago merah, Jumat malam 11 Oktober 2019 sekira pukul 20.30 Wita.
Kapospol, Aipda Rusli Said mengatakan, bahwa kejadian pertama kali diketahui oleh La Ose, warga Laino Pantai yang bekerja sebagai keamanan dan penjaga malam pasar sentral Laino. Sumber api berasal dari dapur tungku kayu yang lupa dimatikan.
“Api lupa dimatikan dari tungku, akibatnya api merembet kedinding kios yang terbuat dari kayu. Saat La Ose dan warga memadamkan api, pemilik warung belum menyadarkan diri akibat mabuk. Dia sadar ketika warga menyirami badannya dengan air laut ” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rusli menambahkan, akibat kejadian itu, pedagang pasar meminta kepada pemilik kios untuk tidak lagi melakukan aktivitas membakar ayam di dapur miliknya, karena hal itu bisa membahayakan dan dapat merugikan para pedagang jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Permintaan warga pasar agar besok kios tersebut dikosongkan, dan diharapkan beliau (La Ratda, red) tinggal bersama saudaranya,” tambahnya.
Ditempat yang sama, salah satu pedagang sayur, Waode Nasira (52) mengatakan, saat kejadian dirinya sudah tidur, namun mendengar ada teriakan kebakaran, sontak saja dirinya keluar dan melihat apa yang sedang terjadi.
“Kami kaget ada teriakan yang mengatakan kalau pasar terbakar, sayapun lari keluar kios. Beruntung saja api cepat di padamkan menggunakan air laut oleh penjaga pasar dengan warga sekitar,” jelasnya.
Sementara itu, La Ratde mengakui kalau dirinya ketiduran karena habis mengkonsumsi alkohol (Kameko), dan berjanji akan meninggalkan kiosnya dan tidak mengulangi perbuatannya.
“Memang setiap saya habis kerja harus minum kameko dulu, biar tenang perasaanku karena itu obat capek,” terangnya.
Laporan: Phoyo









