TenggaraNews.com, MUNA – Pendukung calon bupati (Cabup) Muna, LM. Rajiun Tumada di Sumur Bata, Kelurahan Raha II, Kecamatan Katobu menegaskan, bahwa mereka tak takut terhadap tekanan dan intimidasi oleh siapapun. Hal itu diungkapkan oleh salah satu tokoh masyarakat yang turut hadir dalam silaturahim ke 131 Rajiun, Selasa 3 Desember 2019.
Kehadiran mantan Kasat Pol PP Provinsi itu disambut dengan tarian Ewa Muna dan teriakan “Hidup Pak Rajiun” yang diserukan seluruh masyarakat yang hadir sekitar ribuan orang.
Salah satu tokoh masyarakat, Salifuddin Baco mengatakan, bahwa Rajiun adalah harga mati bagi mereka, karena selain mempunyai jiwa kepemimpinan yang tegas, Bupati Mubar itu juga membaur dengan kaum milenial dan pemimpin yang akan menindas ketidakadilan di masyarakat Kabupaten Muna.
“Hampir seluruh masyarakat di Sumur Bata mendukung beliau (Rajiun,red). Namun pada hari H kegiatan, Ketua Majelis Taklim mendapat tekanan dari seseorang, tapi karena hati nurani, mereka tetap menyempatkan diri dan hadir pada kegiatan tersebut. Begitu pula dengan saya yang akan dilaporkan di provinsi, saya tidak panik. Olehnya itu, jangan takut dan kita lawan oknum-oknum yang coba melakukan tekanan dan penindasan,” ungkapnya.
Sementara itu, LM. Rajiun Tumada mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang menyempatkan hadir, terkhusus kepada ibu-ibu majelis taklim, walaupun mendapatkan tekanan namun tetap hadir. Kepada oknum yang melakukan tekanan dan intimidisi, kata Rajiun, sebaiknya langsung berhadapan dengan dirinya.
“Kalau melakukan intimidasi janganlah kepada warga tapi berhadapanlah dengan saya. Biar kita berargumentasi dan berdialog apa yang menjadi persoalan hingga timbul penekanan terhadap mereka,” tegasnya.
Rajiun juga mengimbau, agar oknum-oknum tersebut jangan suka menakut-nakuti Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ingin bergabung dengannya, apalagi sampai mau melaporkannya ke pihak pemerintah provinsi, untuk memutasi seseorang karena bagian provinsi masih dalam wilayahnya juga.
“Hal itu merupakan tindakan yang tidak semena-mena sampai mau melaporkan seseorang ke pemerintah provinsi, hanya karena mereka mau bergabung dengan saya. Tapi tenang saja, wilayah provinsi masih wilayah saya juga karena saya telah memenangkan Alimazi kurang lebih 75 persen di Muna Barat,” katanya.
Laporan: Phoyo









