Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Ibukota

Soal TKA, BMI Sultra Tantang Gubernur dan Ketua DPRD Lakukan Hal ini

Redaksi by Redaksi
May 2, 2020
in Ibukota
0
Smiley face

TenggaraNews.com, KENDARI – Gubernur Sultra, Ali Mazi telah menyampaikan pernyataan resminya ke publik melalui pemberitaan, bahwa dirinya menolak kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) di Bumi Anoa.

Kendati demikian, orang nomor satu di Sultra itu ditantang menunjukan keseriusan dan tekadnya menolak kedatangan TKA tersebut dengan cara yang lebih gentle dan meyakinkan ke publik.

Tantangan tersebut datang dari Ketua DPD Bintang Muda Indonesia (BMI) Sultra, Muh. Yusuf Yahya.

Kepada TenggaraNews.com, Yusuf Yahya mengatakan, bahwa jika hanya berbicara menolak ke publik, siapa pun bisa melakukan hal tersebut. Tapi, sebagai pucuk pimpinan di daerah, maka Gubernur Sultra harus menunjukan sesuatu yang lebih meyakinkan ke publik, bahwa Ia benar-benar pro rakyat.

Yusuf Yahya menantang Ali Mazi menyampaikan ke publik, bahwa dirinya siap menanggalkan jabatannya sebagai Gubernur Sultra, apabila TKA asal Cina yang akan didatangkan PT. VDNI ternyata tetap hadir di Sultra.

You Might Also Like

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

GMNI Kendari Tuntut Fungsi Pengawasan DPRD Sultra Hingga Monumen Randi-Yusuf ‎

Obyek Wisata Pantai Nambo Ditata Kembali

“Berani ndak Pak Gubernur menyampaikan seperti itu ke publik. Kalau beliau berani, itu baru diapresiasi dan disebut bahwa dia benar-benar seorang pemimpin rakyat,” ujarnya, Sabtu 2 Mei 2020.

Tantangan tersebut juga diberikan kepada Ketua DPRD Provinsi Sultra, Abdurrahman Saleh. Menurutnya, jabatan publik melekat konsekuensi sebagai publik figur.

“Pak Ketua DPRD Provinsi juga ngapain mau turun-turun demo segala? Dia cukup bekerja sesuai dengan gaweannya dan memastikan agar ratusan TKA itu tidak masuk. Itupun kalau memang dia benar-benar serius menolak. Jika serius menolak, maka dia juga harus berani menyampaikan ke masyarakat, bahwa dia siap mundur dari dewan jika para TKA itu ternyata tetap masuk ke Sultra,” jelasnya.

Smiley face

Tak hanya soal TKA, Yusuf juga menantang Gubernur dan Ketua DPRD Sultra, menunjukan keberaniannya untuk menyampaikan ke publik, kesediaan mereka menanggalkan jabatannya apabila ada masyarakat Sultra yang kelaparan di tengah pandemic Covid-19.

Selanjutnya, untuk Ketua DPRD Provinsi Sultra, Abdurrahman Saleh juga ditantang menunjukan keberaniannya untuk memimpin aksi jika anggaran Rp400 milyar, yang dialokasikan untuk pencegahan Covid tak jelas.

“Berani ndak Saudara Abdurrahman Shaleh pimpin aksi ini. Kalau dia berani Itu baru wakil rakyat, karena Rp400 milyar itu sudah menjadi keputusan bersama dengan DPR, dan menyangkut wibawa legislatif,” ucapnya.

Sesungguhnya, kata Yusuf Yahya, pandemic Covid-19 adalah ujian juga buat para pemimpin, apakah mereka punya nilai kepekaan dan kepedulian mendahulukan kepentingan rakyat.

“Cobalah ada rasa malu di mereka, yang masih mengunakan fasilitas negara tinggal di Rujab, tidur beralaskan sprint bed, makan enak. Semua ditanggung negara berbanding terbalik dengan kondisi masyarakat Sultra hari ini, akibat terdampak covid-19 banyak masyarakat kehilangan pekerjaan,” ungkapnya .

“Mereka fikirkan ndak bagaimana dengan kebiasaan kehidupan buruh di pelabuhan, yang hanya berpenhasilan Rp100 sampai 150 ribu perhari, cukup untuk menghidupi keluarganya sehari-hari, di mana dia bekerja dari pagi sampai malam. Dan hari ini dia jadi pengangguran. Pertanyaannya apakah mereka (para pemimpin) masih enak lidahnya makan di atas penderitaan rakyatnya seperti itu. Saya hanya sekedar menimbau pakai hatilah hai para pemimpin dalam memimpin daerah ini,” pungkasnya.

 

 

Laporan: Ikas

Post Views: 261
Tags: BMI SultraMuh. Yusuf Yahya
Previous Post

Warga Muna Kecam Kebijakan Bupati Buteng

Next Post

BI Siapkan Rp 1,14 Triliun Uang Kartal

Redaksi

Redaksi

Related News

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

by Redaksi
October 17, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR) segera mencopot Kadis...

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

by Redaksi
October 14, 2025
0

TenggaraNews. com, KENDARI– Telkomsel kembali mengambil peran aktif dalam event keagaaman dan kebudayaan nasional. Kali ini, Telkomsel berpartisipasi dalam perhelatan...

GMNI Kendari Tuntut Fungsi Pengawasan DPRD Sultra Hingga Monumen Randi-Yusuf  ‎

GMNI Kendari Tuntut Fungsi Pengawasan DPRD Sultra Hingga Monumen Randi-Yusuf ‎

by Redaksi
September 26, 2025
0

‎TenggaraNews. Com, KENDARI - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kendari menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara terkait...

Obyek Wisata Pantai Nambo Ditata Kembali

Obyek Wisata Pantai Nambo Ditata Kembali

by Redaksi
May 22, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI  – Obyek wisata Pantai Nambo yang dulu banyak dikunjungi wisatawan mulai ditata kembali oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari....

Next Post
BI Siapkan Rp 1,14 Triliun Uang Kartal

BI Siapkan Rp 1,14 Triliun Uang Kartal

Warga Muna Kecam Kebijakan Bupati Buteng

Pasca Dikecam, Tumpukan Batu di Perbatasan Muna-Buteng Akhirnya Disingkirkan

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara