TenggaraNews.com, WAKATOBI – Serah terima pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa (Kades) Liya Mawi berakhir ricuh, lantaran warga tiba-tiba mendatangi kantor desa dengan tujuan mempertanyakan Bantuan Lansung Tunai (BLT) dari alokasi Dana Desa (DD).
Salah seorang warga yang mendatangi kantor Desa Liya Mawi, Wa Tini mengungkapkan, dirinya heran karna tak mendapatkan BLT DD Tahun 2020. Padahal pekerjaanya hanya sebagai Ibu rumah tangga dan suamimya seorang petani.
“Saya ini tidak pernah mendapatkan bantuan apapun, kenapa saya tidak dapat BLT, padahal di desa lain semuanya dapat, terkecuali PNS dan yang sudah dapat bantuan lain,” ungkap Wa Tini, Kamis 28 Mei 2020.
Tak hanya dirinya, sontak para ibu-ibu lainya juga berkata sama, mereka pun heran kenapa tak mendapatkan bantuan, sedangkan yang lainya diberikan BLT DD.

Kepala desa Liya Mawi yang baru saja di ganti, Hariono mengatakan, berdasarkan verifikasi tim, Wa Tini tidak memenuhi syarat penerima BLT DD.
“Menurut verifikasi tim, dia itu tidak memenuhi syarat, kalau saya kan ya tandatangan saja berdasarkan hasil verifikasi dari tim,” kata Hariono.
Ia juga menyampaikan, untuk BLT DD itu, dirinya berencana untuk meratakan penerima. Sebab, tidak bisa dipungkiri, bahwa seluruh masyarakat masuk kategori terdampak, hanya saja hasil konsultasinya dengan kejaksaan mengatakan harus sesuai dengan kriteria yang ditentukan oleh syarat penerima BLT DD.
Untuk itu, Hariono menyarankan kepada ibu-ibu yang mendatangi kantor desa agar mempertanyakan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Wakatobi, untuk diusulkan penerima Bantuan Sosial Tunai melalui Dinsos.
Laporan : Syaiful









