TenggaraNews.com, MUNA – Ratusan kios di Pasar Sentral Laino Raha rata tanah dilalap si jago merah, Jumat 5 Juni 2020, sekira pukul 01.45 Wita.
Salah seorang warga yang tinggal di sekitar terminal Pasar Sentral, Titin mengatakan, saat dirinya terbangun sekira pukul 02.05 Wita, api sudah mulai membesar dan nampak lalu lalang kendaraan sudah mulai ramai. Dirinya memastikan bahwa kendaraan yang lalu lalang tersebut adalah pedagang yang memiliki kios di pasar sentral Laino.
“Saya yang tinggal di sekitaran pasar ini kaget dan tidak mengetahui persis kobaran api pertama kali bersumber dari mana, hanya saja setelah saya keluar dari rumah, terlihat dibagian penjual kosmetik dan pakaian sudah terbakar,” ucapnya.

Dari pantauan jurnalis TenggaraNews.com, api cepat menyebar dari kios ke kios dikarenakan dindingnya terbuat dari kayu, ditambah lagi saat itu angin kencang, karena posisi Pasar Sentral Laino dekat pinggir pantai.
Taksiran kerugian atas musibah tersebut di perkirakan milyaran rupiah. Selain itu, tiga unit kendaraan roda dua ikut terbakar. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.15 Wita. Tiga armada Pemadam Kebakaran (Damkar) diturunkan, masyarakat dan pemilik kios juga turut membantu memadamkan kobaran api.
Laporan : Phoyo









