TenggaraNews.com, WAKATOBI – Gegara penggerebekan judi di rumah adik Bupati Wakatobi, akhirnya muncul statemen saling mengklaim posko antara Wakil Ketua Bapilu Golkar, Arman Alini dan Pendukung Golkar.
Wakil Ketua Bapilu Golkar, Arman Alini memberikan pernyataan melalui salah satu media lokal Sultra, bahwa posko utama seluruh kegiatan dalam rangka memenangkan Arhawi berpusat di Kantor DPD II Golkar Kabupaten Wakatobi, di Jalan Saman Ramli, Kelurahan Pongo, Kecamatan Wangi-wangi.
Tak hanya itu, menurut anggota DPRD Kabupaten Wakatobi ini, persoalan posko utama yang dihubungkan dengan judi itu jauh digiring ke persoalan politik.
“Wacana posko utama yang dihubungkan dengan judi, jangan terlalu dipolitisir. Itu urusan orang perorangan,” ucap Arman Alini, dikutip dari salah satu media lokal Sultra, Kamis 4 Juni 2020.
Pernyataan Arman Alini berbanding terbalik dengan pernyataan orang dekat adik Ketua DPD II Golkar Wakatobi, yang memberikan pengakuan, bahwa kediaman LO merupakan posko utama pemenangan Arhawi.
Pendukung Golkar berinisial S membantah pernyataan Ketua Bapilu. Dengan tegas Ia mengatakan, bahwa lokasi pengrebekan judi itu adalah Sekretariat Pemenangan Induk atau biasa disebut Mabes, sehingga kerap terdapat banyak orang di kediaman adik Bupati Wakatobi itu.
“Itu adalah sekretariat pemenangan induk atau juga bisa di sebut Mabes kami dari H. Arhawi, jadi wajar kalau banyak setiap hari dan malam orang berkumpul,” ungkapnya.
Saling klaim mengenai posko atau Mabes antara Arman Alini dan S sebagai pendukung Partai Golkar itu belum diketahui pasti apa motif dan penyebabnya. Keduanya bagian dari Partai Golkar.
Jurnalis TenggaraNews.com mencoba mengkonfirmasi langsung Arman Alini yang mengaku sebagai Wakil Ketua Bapilu Partai Golkar pada salah satu media lokal itu, terkait klaim posko pemenangan Arhawi. Sayangnya, Ia tidak memberikan tanggapan sedikit pun.
Laporan : Syaiful









