TenggaraNews.com, KENDARI – Ketua Komisi IV DPR Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Frebi Rifai meminta agar Kepolisian Daerah (Kapolda) Sultra mengusut tuntas terkait insiden tewasnya salah satu karyawan lokal di PT Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI).
“Semestinya, insiden kecelakaan kerja yang berujung hingga meninggalnya salah seorang tenaga kerja lokal di PT. VDNI tidak terjadi, jika perusahaan lebih menjamin keselamatan kerja karyawanya,” ungkap Frebi, saat ditemui di Kantor DPRD Provinsi Sultra, Selasa 21 Juli 2020.
Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan ini mempertanyakan penerapan sistem keamanan, kesehatan, dan keselamatan kerja (K3) di perusahaan tersebut. Pasalnya, kecelakaan kerja tersebut bukanlah kali pertama terjadi, melainkan sudah kesekaian kalinya.
Frebi menambahkan, insiden tewasnya pekerja di perusahaan tersebut, Kapolda harus turun tangan, karena Tenaga Kerja Asing (TKA) merupakan persoalan yang sangat serius. Jangan sampai insiden yang mengakibatkan meninggalnya karyawan lokal diakibatkan dari kelalaian dari TKA asal China itu.
“Yang paling penting bagaimana kemudian Polda Sultra segera melakukan penyelidikan terkait meninggalnya salah satu karyawan lokal itu,” tambahnya.
Seperti diketahui, salah seorang karyawan PT. VDNI dari divisi crew workshop, Yusran tewas saat sedang memperbaiki kendaraan dumptruck 10 roda dengan nomor lambung Dl 05 pada hari Sabtu 18 Juli 2020.
Laporan : Ichas









