TenggaraNews.com,MUNA-Wakil Ketua DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Muna, La Fiudin mengingatkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muna untuk lebih berhati-hati dalam menerima kabar tertentu.
Mereka sebaiknya tidak langsung menelan bulat-bulat sebuah kabar yang belum tentu kebenarannya sebelum mengkroscek terlebih dahulu.
Seperti yang beredar di media sosial (medsos) dan menjadi topik panas akhir-akhir ini bahwa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah mengarah kesalah satu bakal calon.
Padahal kata dia, sampai saat ini pihak DPC sendiri belum menerima surat putusan dari DPP siapa bakal calon yang akan diusung pada perhelatan Pilkada 2020.
“Selama ini masyarakat Kabupaten Muna sudah banyak mengetahui bahwa PDIP telah mengarah kesalah satu bakal calon, tapi kita sebagai pengurus DPC mengetahui, bahwa PDIP mempunyai mekanisme tersendiri dalam hal mengeluarkan rekomendasi tersebut,” ucapnya, Selasa 28 Juli 2020.
Dirinya sebagai pengurus tentu merasa heran. Sebab menurutnya, pihak luar yang lebih mengetahui informasi terkini tentang keluarnya surat putusan dari DPP, malah informasi tersebut sudah beredar, sementara internal DPC PDIP Kabupaten Muna sendiri belum mengetahui dan sama sekali belum menerima rekomendasi siapa yang akan diusung nantinya.
“Informasi tersebut bisa memunculkan pertikaian internal bagi masyarakat Kabupaten Muna, seolah-olah PDIP tidak mengikuti mekanisme aturan seperti pada Pilkada 2015 dan 2010,atanya ” katanya.
Sebagai partai yang menjadi incaran oleh semua bakal calon, dirinya meluruskan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muna bahwa sampai saat ini Partai PDIP sama sekali belum mengeluarkan rekomendasi dan surat tersebut kemungkinan terbit pada awal Agustus mendatang.
“Jadi saya harapkan kepada masyarakat untuk tidak terpancing dengan berita yang tidak pasti, intinya saat ini kita nantikan saja rekomendasi tersebut yang pastinya keluar pada bulan Agustus,” pungkasnya.
Laporan : Phoyo









