Ketgam : Moane Sabara saat deklarasi pasangan HALO di Lapangan Merdeka Wangi-wangi, Kab. Wakatobi
TenggaraNews.com, WAKATOBI – Ketua DPC Partai Demokrat La Moane Sabara menginstruksikan ke seluruh simpatisan Kader dan pengurus untuk memenangkan pasangan H. Arhawi dan H.Hardin La Omo (HALO) yang diusung Partai Golkar dan Demokrat pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) mendatang.
Pernyataan tersebut tentu bukan tanpa alasan yang rasional. Menurut mantan anggota DPRD dua periode itu, jejak karier politik H. Arhawi menandakan prestasi yang tidak dimiliki oleh para politisi yang ada di Wakatobi.
Secara histori, pada tahun 2005-2017 H. Arhawi menahkodai Pimpinan Daerah Partai Amanat Nasional (PAN) dan pada tahun 2009 H. Arhawi berhasil menduduki kursi Wakil Ketua DPRD Wakatobi dengan perolehan 7 kursi legislatif yang hampir menyaingi inkamben dari PDIP saat itu.
Lanjut Moane Sabara, tahun 2015 H. Arhawi menjadi Wakil Bupati Wakatobi yang mendampingi Ir. Hugua dan pada tahun 2015 atas restu dari Masyarakat Wakatobi H. Arhawi terpilih menjadi Bupati Wakatobi sampai sekarang.
Hingga pada tahun 2018-2021 H. Arhawi, kembali dipercayai untuk menjadi pimpinan partai Golongan Karya (Golkar) di Wakatobi. Hebatnya Partai Golkar yang dulunya hanya satu kursi di DPRD, di bawah pimpinanya menjadi 9 kursi.
“Jadi, jika kita melihat perjalanan dan karir politik Pak H. Arhawi itu sangat luar biasa, hanya orang buta dan tuli saja yang tidak mampu melihat itu, sebagai sebuah prestasi itukan luar biasa,” ujar La Moane Sabara, Rabu, 26 Agustus 2020.
Belum lagi berbagai prestasi yang di raih H. Arhawi saat menjabat Bupati Wakatobi dan berbagai penghargaan atas keberhasilannya memimpin Wakatobi, mendapat penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keungan (BPK).
Sehingga, Menurut Pimpinan DPC Partai Demokrat itu, tidak ada alasan atau argumen apapun untuk tidak memenangkan H. Arhawi, apa lagi yang mendampinginya H. Hardin La Omo yang diusung dari Partai Demokrat.
Tak hanya itu, Moane Sabara sangat mengapresiasi H. Arhawi yang tidak menanggapi isu-isu miring yang dihembuskan di sosmed. Ia justru menjadikan itu adalah motifasi dan tidak menilai bahwa itu adalah serangan politik oknum yang tidak bertanggung jawab.
Satu hal yang membuat Moane Sabara cukup merasa kagum adalah, H. Arhawi merupakan tipikal pemimpin yang berbasis kerja, bukan berbasis cerita.
Untuk itu ia berharap, agar masyarakat Kabupaten Wakatobi tidak terprovokasi dengan isu-isu miring yang dihembuskan oknum tidak jelas, yang sifatnya hanya ingin menjatuhkan H. Arhawi menuju dua periode.
Laporan : Syaiful









