TenggaraNews.com, KENDARI – Rencana aksi demonstrasi besar-besaran penolakan UU Cipta Kerja yang telah diketok palu DPR RI, berdampak hingga di Kendari, Ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Beberapa toko kebutuhan rumah tangga, toko handphone, toko bahan bangunan. Bahkan layanan bank yang tidak membuka pintu kantornya secara lebar.

Pemandangan ini terlihat di Jalan Ahmad Yani dan Jalan MT.Haryono, di Kota Kendari.
“Banyak toko tutup, karena kabarnya ada demo UU Cipta Kerja,” kata Amir, Kamis 8 Oktober 2020.
Ini disebabkan, beredarnya informasi di media sosial, khususnya WhatsApp grup yang menghimbau agar warga tak keluar rumah jika sangat tidak penting.
Himbau itu mengemuka di medsos, setelah beredar kabar bahwa mahasiswa bersama elemen lainnya akan menggelar aksi besar-besar, menolak UU Omnibus Law. Aksi ini berpencar dibeberapa titik, seperti aksi demo di gedung DPRD Provinsi Sultra di seputaran ex MTQ Kendari dan kantor gubernur Sultra di Anduonohu.
Beberapa toko terpaksa tutup, karena kuatir terjadi aksi brutal di jalan-jalan. Sementara aparat kepolisian sudah terlihat berjaga-jaga di beberapa titik.
Laporan : Ibi









