TenggaraNews.com, KOLAKA -Seorang nelayan bernama Nakir (54) ditemukan tak bernyawa di atas perahunya sendiri di wilayah perairan laut Pomalaa, Kabupaten Kolaka,Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada Minggu 1 Nopember 2020.
Korban yang merupakan warga kelurahan Kolakaasi, Kecamatan Latambaga, Kolaka pertama kali ditemukan oleh nelayan lain saat sedang melaut sekitar pukul 06.30 Wita.
Nelayan tersebut melihat perahu korban nyaris tenggelam dan mendapat korban sudah tak bernyawa di atas perahu miliknya.
Kemudian Korban yang bernama Nakir (54) itu dievakuasi oleh pihak satuan Polair Polres Kolaka bersama aparat kepolisian Sektor Pomalaa serta nelayan setempat.
Peristiwa ini bermula saat korban bersama Rekannya Rahman Setiawan,berangkat melaut di perairan teluk bone untuk mencari ikan pada Sabtu (31/10/2020).
Namun hingga keesokan harinya korban pun tak kunjung kembali ke rumahnya.
Rahman Setiawan mengatakan pada saat melaut Nakir berangkat duluan, sementara dirinya mengikuti korban dari belakang.
Tidak lama kemudian hujan turun disertai angin kencang sehingga Rahman Setiawan tak dapat melihat perahu korban.
“Korban berangkat duluan,saya menyusul di belakang, tiba – tiba hujan turun dan disertai angin kencang,saya tidak bisa lagi lihat perahu Korban,” katanya.
Akhirnya Rahman berusaha mencari posisi korban, bahkan dirinya sempat mendatangi semua spot tempat mereka memancing namun tidak menemukan korban.
“Saya berusaha mencari posisi korban, bahkan dirinya mendatangi pulau Lambasina tempat korban biasa mencari ikan,”ungkapnya.
Karena tak Kunjung pulang hingga hari minggu pagi tanggal 01 November 2020,akhirnya pihak keluarga dan rekan korban memutuskan turun ke laut untuk mencari Korban.
“Ya saya kembali ketempat biasa korban mengikat perahunya,tetapi saya lihat perahunya tidak ada,”jelasnya.
Sementara itu Kasat Pol Air Polres Kolaka IPTU Syamsuddin Abdullah mengatakan jenazah Nakir pertama kali ditemukan oleh nelayan asal Kecamatan Pomalaa yang melihat sebuah perahu nyaris tenggelam.
“Ya pertama kali seorang nelayan yang melihat Perahu hampir tenggelam dan melihat korban sudah tidak bernyawa lagi,”ucapnya.
Namun Setelah didekati didalam perahu terdapat sesosok manusia yang sudah tak bernyawa,sontak nelayan tersebut langsung menghubungi Anggota Pol Air Polres Kolaka.
“Nelayan itu langsung hubungi
Kami,bahwa ada sesosok mayat di atas perahu,pihaknya bersama personil Polsek Pomalaa langsung bergerak cepat mendatangi lokasi penemuan mayat tersebut,”tutupnya.
Jasad korban langsung dilarikan ke rumah sakit Benyamin Guluh Kolaka untuk dilakukan visum.
Sayangnya,keluarga korban menolak jasad korban untuk dilakukan visum.
Sebab menurut keluarga,korban memliki riwayat asma yang sejak lama ia derita.
Saat ini jasad korban telah diserahkan kepada pihak keluarga,untuk di makamkan.
Laporan : Dery









