TenggaraNews.com, BUTON UTARA – Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kabupaten Buton Utara (Butur), Hajrul Khairullah.S.Sos, memberikan dukungan kepada pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), untuk memberikan sanksi bagi kader yang tidak konsisten mendukung keputusan partai.
“Kader PDI Perjuangan yang tidak konsisten mendukung keputusan partai yang telah ditetapkan, harus segera diberi sanksi. Masalah ini harus segera dituntaskan,” kata Hasrul sapaan akrab Hajrul, Senin 2 Nopember 2020.
Diungkapkan, Pemilukada serentak yang akan digelar 9 Desember 2020 di 7 kabupaten seSultra, DPP PDI Perjuangan telah mengeluarkan rekomendasi kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati yang ada di Kabupaten Buton utara, Muna, Wakatobi, Konawe Kepulauan (Konkep), Konawe Selatan (Konsel), Kolaka Timur (Koltim) dan Konawe Utara (Konut).
Dengan adanya keputusan dari DPP PDI Perjuangan, menurut Hasrul, ini adalah keharusan bagi kader untuk melaksanakan perintah. Sangat tidak elok jika merasa kader PDI Perjuangan tapi perilakunya berseberangan dengan keputusan strategis partai.
Terkait kondisi politik di Kabupaten Muna, dengan sikap salah seorang yang masih merasa kader PDI Perjuangan, yakni Umar Bonte (UB), telah mencedrai marwah partai.
“Sebaiknya Umar Bonte tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang merugikan partai, kita tahu dia pernah sukses bersama PDI Perjuangan, bukan dengan partai lain,” beber Hasrul.
Apa yang disampaikan UB dalam realese dia di salah satu media online yang mengatakan bahwa Lukman Abunawas adalah kader Partai Berkarya dan akan mendukung Lukman Abunawas dalam pemilihan gubernur mendatang, tidak lebih dari sikap dia ingin mempermalukan dan memperkeruh suasana internal PDI Perjuangan. Apalagi setelah dia melompat ke partai lain.
Dinamika yang terjadi adalah hal lumrah dalam setiap momentum politik seperti ini, tapi janganlah kita saling mempermalukan.
“Sangat tegas PDI Perjuangan Sultra dibawah kendali Bapak Lukman Abunawas, marwah partai harus dijaga dengan baik sehingga jika ada kader yang merongrong dan tidak sejalan lagi dengan DPP pasti akan memberikan sanksi,” tegas Hasrul.
Agar marwah PDI Perjuangan tetap terjaga dengan baik, Hasrul berpesan kepada seluruh kader, agar tetap fokus memenangkan semua pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diusung DPP PDI Perjuangan di 7 kabupaten seSultra.
Laporan : Rustam









