TenggaraNews.com, KOLAKA –
PT. Lamario Celebes Perkasa Menggelar Lamario Gathering 2020 bertajuk “Together in fun” bersama seluruh jajaran direksi, staf dan karyawan, Selasa 24 November 2020, di Pantai Tamborasi.
Gathering tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahim dan keakraban yang selama ini sudah terjalin, antara Direksi dan staf serta karyawan. Sebab, hal itu adalah salah satu faktor keberhasilan perusahaan dalam mencapai tujuan.
Project Manager PT. Lamario Celebes Perkasa, Saipuddin mengatakan, Lamario Gathering 2020 dilaksanakan sebagai ajang untuk menjalin komunikasi dan tali silaratuhim.
”Kegiatan Lamario Gathering 2020 ini Insya Allah akan menjadi agenda tahunan PT. Lamario Celebes Perkasa, semoga kedepannya kegiatan ini tetap berlanjut dan output dari kegiatan ini managemen perusahaan semakin baik kedepannya,” ujar Saipuddin.

Dia juga menambahkan, bahwa pelaksanaan Lamario Gathering 2020 tetap mengedepankan protokol kesehatan Covid-19
Untuk menjalin keakraban dan kekompakan tersebut, PT. Lamario Celebes Perkasa menggelar out bound dengan menggandeng Bocah Belantara Out Bound Manajemen. Sejumlah permainan diperlombakan, yang dimulai dengan ice breaking atau pencairan suasana, kemudian lomba hula hup, bola gotong, trumpah, buldozer, kelereng estafet, water tower dan taktik boom.
Sementara itu, Direktur PT. Lamario Celebes Perkasa, Andi Afdal mengatakan, kegiatan ini baru pertama kali dilakukan sejak berkegiatan di Kecamatan Wolo tiga tahun lalu.
”Kegiatan ini untuk refresh diri dari kesibukan masing-masing selama kegiatan di kantor,” kata Andi Afdal.
Dia juga menuturkan, bahwa selama melakukan altivitas pertambangan di Kecamatan Wolo, pihaknya mengedepankan pemberdayaan masyarakat lokal.
”Hampir 90 persen karyawan yang bekerja di domain masyarakat lokal yang ada di tiga desa di Kecamatan Wolo. Kedepannya, semua tenaga non skil akan kita ikutkan pelatihan sehingga mereka memiliki keterampilan sesuai dengan kemampuan mereka, dan bersaing dengan tenaga – tenaga lainnya yang bekerja, khususnya di bidang pertambangan,” terangnya.
Andi Afdal juga berharap, agar perusahaan – perusahaan lainnya yang bekerja di bidang pertambangan dapat memberdayakan masyarakat lokal , sehingga mereka bisa bekerja dan mengurangi angka pengangguran di daerah tersebut.
”Kami berharap masyarakat yang tinggal di sekitar tambang dapat diberdayakan oleh perusahaan – perusahaan lainnya, kami sudah membuktikan, hampir 90 persen karyawan kami masyarakat lokal, Kedepannya kami juga akan memberikan bantuan CSR di bidang pendidikan, keagamaan dan pembangunan,” pungkasnya.
Laporan : Dery









