TenggaraNews.com, LANGARA – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep) rutin memberi Bimbingan Teknis (Bimtek) pada semua Badan Adhok.
Kali ini penyelenggara tekhnis KPPS yang mendapatkan transfer ilmu itu. Hanya saja jumlah pesertanya di batasi karena harus mengedepankan protokol kesehatan (Prokes) penanganan Covid-19.
Koordinator Divisi Teknis KPUD Kabupaten Konkep, Badran mengatakan tidak semua KPPS diundang untuk mengikuti bimtek tersebut, karena demi mengedepankan protokol kesehatan, sehingga dari 7 KPPS yang mengikuti Bimtek hanya 3 orang saja.
“Yang tadinya hanya 7 kemudian karena protokol covid ini jadi sehingga kami batasi jumlah yang hadir, nanti yang lain memberikan informasi terkait bimtek tadi kan ke teman-teman KPPS nya yang lain,” kata Badran, Selasa 1 Desember 2020.
Lebih jauh, dirinya menambahkan Bimtek yang diadakan KPUD Konkep itu demi untuk melaksanakan pembekalan badan Adhok PPK, PPS dan KPPS. Tapi yang paling teknis yakni tingkat KPPS, karena menurutnya pemungutan suara itu terjadi di TPS.
“Makanya satu materi yang kami sampaikan tadi adalah fasilitasi pemilih dan pengisian formulir dan dilanjutkan dengan simulasi, karena ada beberapa formulir itu yang berubah desainnya,” tambahnya.
Selain itu, awalnya kegiatan tersebut seharusnya akan terlaksana di setiap kecamatan, tetapi karena ada aplikasi Sirekap, fitur baru yang di perkenalkan saat Pemilihan Umum dan membutuhkan kualitas jaringan yang stabil, sehingga kegiatan Bimtek tersebut diadakan di Kota Langara.
“Seandainya jaringan ini mendukung di semua kecamatan, tentu Bimtek ini sekaligus instal aplikasi sekaligus mengaktifasi, pasti kami adakan di Kecamatan masing-masing. Tapi karena kondisi jaringan kita di Konawe Kepulauan tidak stabil makanya kami pusatkan di Langara,” tutupnya.
Laporan : Ivhan









