Kegiatan ini merupakan kegiatan Produk Teknologi yang Didiseminasikan Ke Masyarakat (PTDM) dari Kementerian Riset dan Teknologi/Brin. Kegiatan ini berlangsung atas kerjasama dari Kemenristek/Brin dan LPPM Universitas Halu Oleo (UHO), yang diketuai oleh Suwarjoyowirayatno, S.Pi., M.Si, dan beranggotakan Muh. Syukri Sadimantara, S.T., M.P dan Muh. Ali Sukrajab, SE. MBA.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengakselerasi proses hilirisasi produk teknologi hasil penelitian dosen yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Ada dua manfaat sekaligus dapat dicapai yaitu pendayagunaan produk teknologi hasil penelitian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, melalui PTDM diharapkan masyarakat terpacu untuk meningkatkan budaya iptek serta berperan dalam aktivitas sosial ekonomi menuju Sulawesi Tenggara yang sejahtera.
Kegiatan ini didasarkan oleh beberapa kendala pada mitra, yaitu
a) Mahal dan langkanya pelet pakan ikan yang bisa terapung di kota Kendari, menyebabkan petani ikan mengalami kesulitan dalam budidaya ikan air tawar.
Di sisi lain, usaha untuk mencoba memproduksi sendiri pelet pakan ikan tersebut kurang berhasil, karena pelet yang mereka produksi tidak dapat mengapung.
Diperlukan inovasi teknologi tepat guna produksi pelet pakan ikan yang bisa mengapung yang bisa dioperasikan oleh mitra di lapangan.
b) Kendala lainnya yang dihadapi dalam memproduksi pelet pakan ikan adalah harga tepung jagung yang sangat mahal di Kota Kendari, padahal di sekitar wilayah tersebut merupakan sentra produksi padi di Sulawesi. Oleh karena itu, dibutuhkan mesin penepung jagung dengan teknologi tepat guna yang bisa dioperasikan oleh kedua mitra.
Termasuk juga teknologi pencampuran bahan baku tepat guna agar bahan-bahan pelet pakan ikan tersebut bisa tercampur dengan sempurna.
Untuk pembudidaya ikan sendiri, mengalami kesulitan dalam hal sirkulasi air terutamaikan mas dan nila yang membutuhkan sirkulasi air yang teratur. Dibutuhkan bantuan berupa pompa air yang kuat agar sirkulasi air tersebut bisa berjalan dengan optimal.
Selain itu, anggota kelompok BMI yang memiliki usaha peternakan ayam, mengalami kendala terutama terkait ketersediaan anakan ayam (DOC) yang sulit didapatkan di Kota Kendari, sehingga harus disuplai dari daerah lain.
Oleh karena itu, dibutuhkan teknologi penetasan telur ayam menjadi DOC yang akan dibudidayakan sendiri oleh mereka. Di sisi lain, kondisi listrik di Kendari yang sering padam akan menjadi permasalahan dalam usaha penetasan telur tersebut, sehingga dibutuhkan energi alternatif berupa pembangkit listrik tenaga surya, yang bisa bermanfaat untuk operasional mesin penetas telur tersebut secara kontinyu tanpa khawatir listriknya padam.
Berdasarkan permasalahan diatas sehingga kami memberikan solusi yaitu;
a) membuat dan memberikan mesin produksi pelet pakan ikan terapung untuk menghasilkan pakan yang berkualitas bagi petani ikan. Produksi pellet pakan ikan terapung tersebut perlu didukung dengan teknologi penyiapan bahan bakunya, seperti teknologi penepung jagung dan pengaduk bahan baku agar bisa tercampur merata sebelum dicetak menjadi bentuk pellet. Termasuk juga memberikan bantuan pompa air tipe semijet yang digunakan oleh pembudidaya ikan untuk mensirkulasi air di dalam kolam yang mereka miliki.
b) Membuat dan memberikan mesin penetas telur dengan kapasitas sedang yang dapat beroperasi dengan optimal dalam menghasilkan anakan ayam (DOC) yang sehat. Mesin tersebut perlu didukung oleh teknologi pembangkit listrik tenaga surya sebagai sumber energi yang murah dan kontinyu pengganti listrik dari PLN yang sering padam di daerah Kendari.
c) Melakukan pelatihan penggunaan teknologi-teknologi yang didiseminasikan, sehingga mitra penerima bisa menggunakan peralatan-peralatan denganbaik dan benar.
Beberapa peralatan yang diberikan kepada mitra antara lain; (1) Mesin pencetak pelet pakan ikan terapung, (2) mesin penepung jagung, (3) mesin pengaduk bahan baku pakan, (4) mesin penetas telur ayam, (5) pompa air tenaga surya, (6) pembangkit listrik tenaga surya (solar home system), yang digunakan untuk meningkatkan produksi maupun usaha mitra.
Oleh :
Suwarjoyowirayatno, S.Pi., M.Si
Muh. Syukri Sadimantara, S.T., M.P
Muh. Ali Sukrajab, SE. MBA









