TenggaraNews.com, LANGARA – Demi mencegah penularan Covid-19 di Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Pemerintah Daerah (Pemda) lakukan koordinasi kepada seluruh Kepala Desa (Kades), terkait targetkan vaksinasi sebanyak 1 juta masyarakat setiap bulannya di seluruh wilayah Indonesia
Wakil Bupati Kabupaten Konkep, Andi Muh Lutfi mengatakan, saat ini Pemda Konkep lagi memetakan berapa presentasi masyarakat yang bakal di lakukan vaksinasi di setiap desa.
Bahkan setelah koordinasi nantinya dan ternyata tidak memenuhi syarat presentasi yang diberikan, maka akan di lakukan penahanan Anggaran Dana Desa (ADD) dan tidak akan dicairkan.
“ASN pun juga begitu, kita akan tahan gajinya yang tidak mau vaksin, karena vaksin ini sama-sama kita ketahui bahwa di samping pencegahan Corona, juga kedepan ada salah satu persyaratan apapun itu yang kita mau urus di republik ini. Sekarangkan mengurus sertifikasi guru itu tidak akan terbit sertifikasinya, kalau tidak ada sertifikat vaksin. Bahkan di kepolisianpun juga begitu kalau ada yang mau di urus,” kata Andi Lutfi, saat di wawancarai, Rabu 30 Juni 2021.
Lebih lanjut, dirinya juga mengatakan demi mempercepat proses vaksinasi, Pemda Konkep akan membuat aturannya, sehingga dalam waktu dekat bakal di lakukan rapat koordinasi sesuai dengan arahan Presiden Republik Indonesia.
“Nanti kita akan berikan target ke masing-masing kepala desa berapa pencapaiannya. Kalau dia tidak capai itu ada konsekuensi yang ditanggung masing-masing kepala desa,” lanjutnya
Selain itu, orang nomor dua di Pulau Wawonii itu juga mengimbau kepada masyarakat, bahwa informasi negatif terkait penggunaan vaksin tersebut adalah hoax.
Menurutnya, vaksin Covid19 sudah melalui kajian, sehingga tidak mungkin pemerintah mencelakakan masyarakatnya sendiri.
“Ini sudah melalui pengkajian,halal dan sebagainya. Mari kita sama-sama mengikuti ini, untuk kepentingan kita bukan untuk kepentingan siapa-siapa. Ini semua untuk mencegah penyebaran Covid19,” tutupnya.
Laporan : Ivhan









