TenggaraNews.com, LANGARA – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), akan melakukan jemput bola terhadap masyarakat belum melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk (KTP) di setiap desa.
Hal itu dikarenakan setiap tahunnya banyak remaja yang telah mencapai umur 17 tahun, namun belum melakukan perekaman. Kemudian ada pula anak yang baru lahir, tapi belum terlapor untuk dilakukan pembuatan akta kelahiran.
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Konkep, Muhulidi mengatakan, saat ini Dukcapil sedang merencanakan penjemputan bola langsung kepada masyarakat yang belum melakukan perekaman KTP, karena pencapaian presentasi masyarakat yang telah melakukan perekaman dan terlapor di catatan sipil menurun menjadi 95 Persen.
“Ini lagi mau jemput bol, turun langsung di masyarakat. Kalau tahun lalu kami capai 100 persen, tapikan setiap tahunnya pasti ada anak yang bertambah umurnya menjadi 17 tahun dan mereka belum datang laporkan untuk di buatkan KTPnya, otomatis pencapaiannya lagi berkurang setiap tahun,” kata Muhulidi pada Kamis, 1 Juli 2021.
Lebih jauh, dirinya juga menambahkan saat ini pihaknya sedang menunggu waktu sambil bersurat ke desa-desa yang akan dituju. Walaupun ada beberapa tempat yang kemungkinan mengalami hambatan akibatkan cuaca, seperti wilayah Kecamatan Wawonii Tenggara.
“Kami menunggu dulu, sambil nanti kami akan bersurat ke desa-desa yang akan kami tuju, tapi sementara ini mungkin tenggara kami tidak bisa jangkau, mungkin nanti agak panas cuaca,” tambahnya.
Dinas Dukcapil saat ini sisa menunggu waktu saja untuk turun langsung ke masyarakat, karena data semua masyarakat di daerah sudah terdata di Dukcapil Nasional.
“Sudah ada memang mi datanya, sisa kami turun jemput itu. Jadi kami akan bersurat dulu di desa, nanti setelah itu desa balas surat kami, apakah mereka akan datang kesini yah kita tunggu di sini, tapi kalau dia bilang ini berkebutuhan khusus sehingga tidak dapat kesini berarti kita yang turun,” tutupnya.
Laporan : Ivhan









