Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Daerah

Relawan ASR Kendari Berikan Bantuan Kepada Irfan, Bayi yang Mengalami Bocor Jantung Sejak Lahir

Redaksi by Redaksi
October 2, 2021
in Daerah
0
Relawan ASR Kota Kendari memberikan bantuan kepada orang tua Irfan

Relawan ASR Kota Kendari memberikan bantuan kepada orang tua Irfan

Smiley face

TenggaraNews.com, KENDARI – Relawan Aku Sahabat Rakyat (ASR) Kota Kendari dibawah pembinaan Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka yang akan maju sebagai calon gubernur Sultra periode 2024-2029, menemui Rahayu ibu kandung Irfan, bayi yang baru berumur 7 bulan divonis mengalami kelainan jantung di rumah kerabatnya yang terletak di BTN Tawang Alun, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) pada Sabtu, 2 Oktober 2021.

Relawan ASR Kota Kendari yang memang konsen memberikan bantuan kemanusiaan, tanpa mengenal suku, agama dan golongan, dihubungi oleh kerabat dekat Rahayu. Mereka minta untuk dijenguk, guna melihat kondisi Irfan yang sejak lahir mengalami kelainan jantung.

Tim relawan Andi Sumangerukka memasuki kompleks Tawang Alun sekitar jam 11.42 Wita. Meski terik matahari sangat terasa menyengat kulit, dan menyilaukan pandangan mata, namun semangat relawan tak surut.

Saat tim ASR masuk ke dalam rumah, Irfan melotot matanya melihat orang yang datang. Bisa jadi, Irfan yang lahir di Namlea, Provinsi Maluku pada 28 Februari 2021 lalu, mengira yang datang adalah bapaknya.

Dengan napas yang tersengal-sengal, anak ke dua dari dua bersaudara ini, seolah-olah ingin menyapa kepada orang yang datang. Atau bisa jadi, Irfan ingin menyampaikan pesan melalui gestur bahwa, lihatlah kondisi tubuhku yang tak berdaya ini. Berikan aku pertolongan, agar aku bisa bertahan hidup.

You Might Also Like

Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter di RSUD Ambon, sekitar Maret 2021 lalu, Irfan didiagnosa mengalami kelainan jantung. Tepatnya VSD dan ASD. Dalam literatul, VSD merupakan kelainan jantung yang ditandai dengan lubang pada sekat antarbilik jantung.

Lubang tersebut menyebabkan jantung bocor pada bilik kiri dan kanan jantung, sehingga sebagian darah yang kaya oksigen kembali ke paru-paru. Jika berukuaran kecil, VSD bukanlah masalah yang berarti.

Sementara ASD merupakan kondisi yang terjadi ketika adanya lubang di antara dua serambi jantung. Gambarannya, antara atrium kanan dengan kiri tidak ditutup oleh katup. Sama seperti VSD, lubang yang memisahkan atrium kiri dan kanan akan membuat darah yang kaya oksigen mengalir kembali ke paru-paru. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan permanen pada pembuluh darah paru-paru.

VSD menyebabkan gagal jantung, ritme jantung yang tidak teratur atau hipertensi pulmonal, yaitu kondisi yang terjadi saat tekanan di dalam pembuluh darah yang berasal dari jantung menuju paru-paru terlalu tinggi. Penyakit jantung VSD pada anak usia 2 tahun biasanya hanya memicu lubang berukuran kecil dan tidak menimbulkan gejala. Lubang biasanya akan tertutup dengan sendirinya setelah beberapa waktu.

“Pada awalnya, sesak napas yang dialami anak saya, saya kira biasa saja. Namun lama kelamaan dia rewel, susah bernapas. Saya kemudian periksa di RSUD Ambon. Hasil pemeriksaan ada penyakit jantu, dokter bilang VSD,  ASD. Pokoknya istilah dokter ahli waktu di Ambon,” kata Rahayu ibu kandung Irfan saat ditemui Sabtu, 2 Oktober 2021.

Diketahui Irfan adalah buah cinta dari pasangan Akhrir (33) dan Rahayu (30). Akhrir bapak Irfan berasal dari Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sultra. Sedangkan Rahayu ibu kandung Irfan berasal dari Namlea, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku.

Smiley face

Melihat kondisi Irfan tak kunjung membaik di Namlea, Maluku, keluarga Akhrir dan Rahayu kemudian sepakat kembali ke Desa Longa, Kecamatan Wangi-wangi, Kabupaten Wakatobi.

Sejak berada di kampung halaman Desa Longa, kondisi kesehatan Irfan makin memburuk. Ujung jari dan kaki membiru. Demikian halnya bibir terlihat hitam.

“Saya kira ini hanya karena pengaruh kulitnya saya punya anak ini hitam. Tapi saya coba tanya sama seorang tenaga kesehatan, dia bilang itu gejala gangguan jantung. Segera periksa di dokter ahli,” ungkap Rahayu.

Akhirnya ada teman yang mengajak ke Kendari untuk memeriksakan kondisi kesehatan Irfan. Dengan ongkos yang pas-pasan, akhirnya Rahayu bersama Irfan bisa tiba di Kendari.

Irfan kemudian menjalani pemeriksaan di salah satu dokter spesiali anak di RS Kota Kendari, namanya Dokter Musyawarah.

Hasil pemeriksaannya, Irfan didiagnosa mengalami transposition of the great arteries (TGA). Penyakit jantung sianotik yang ditandai dengan katup pembuluh darah yang menghubungkan jantung dan paru-paru serta katup pembuluh aorta berganti posisi dengan pembuluh arteri.

“Saya kaget, kenapa waktu di Ambon dibilang Irfan mengalami VSD dan ASD. Terus di periksa di Kendari, hasilnya terkena TGA. Saya coba cari taumi di internet tentang TGA,” kata Rahayu.

Irfan juga sempat dibawa ke RS Bahteramas untuk menjalani terapi pernapasan, sebab kondisinya badannya makin membiru. Ditambah lagi napasnya tersengal-sengal, sehingga tidak bisa minum susu asi dari ibu, terlebih susu tambahan.

“Setelah diterapi, sudah agak baik kondisinya,” aku Rahayu.

Saat ditanya saran dokter di RS Bahteramas dan RS Kota Kendari, setelah Irfan menjalani pemeriksaan medis? Rahayu mengungkapkan, Irfan disarankan berobat ke RS Jantung Harapan Kita di Jakarta.

Ketika menyebut RS Jantung Harapan Kita, mata Rahayu terlihat merah berkaca-kaca. Tanpa disadari, air matanya menetes sampai nyaris mengenai Irfan yang berada dalam posisi pelukannya.

Jangankan biaya ke Jakarta , biaya dari Wakatobi menuju Kota Kendari saja terasa berat. Pendapatan dari suaminya sebagai nelayan, dianggap tidak akan mampu membiayai perongkosan dan perawatan Irfan di RS Jantung Harapan Kita.

“Pendapatan suami saya tidak menentu, kadang dapat ikan, kadang juga tidak dapat ikan. Untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga, saya jual-jual kue di Wangi-wangi,” ujar Rahayu dengan mata sembab.

Untuk ke Kendari saja, suami Rahayu terpaksa menjual televisi, satu-satunya barang berharga di rumahnya untuk menjadi ongkos perjalanan.

Relawan ASR Kota Kendari yang dihubungi kerabat Rahayu, langsung datang menemui Irfan di kompleks BTN Tawang Alun Ranomeeto, Konsel.

“Kami dari relawan ASR Kota Kendari, datang memberikan bantuan. Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan Irfan,” kata Alvian.

Relawan ASR mengajak seluruh lapisan masyarakat Sultra yang mempunyai kelebihan pendapatan, kiranya dapat mendonasikan kepada keluarga Akhrir dan Rahayu, demi kesembuhan penyakit jantung yang diderita Irfan sejak lahir.

Laporan : Rustam

 

 

Post Views: 192
Previous Post

Tanggapi Giring, Ketua Relawan “Bala Anies”: Itukan Giringan Pemula dan Lucu

Next Post

FKSPN Sultra Minta Disnaker Selidiki Dugaan Pengurangan Gaji Karyawan VDNI dan OSS

Redaksi

Redaksi

Related News

Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia

Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia

by Redaksi
May 6, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Proses pembangunan akses Jalan Desa Dete menuju Wisata Huntete di Pulau Tomia, Kabupaten Wakatobi telah melalui...

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

Kapal Penumpang KM. Napoleon Turunkan Penumpang di Pelabuhan Ilegal

by Redaksi
April 13, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Kapal penumpang KM. Napoleon dengan trayek Kendari - Wd. Buri - Wanci dan sebaliknya, dinilai melakukan...

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

Konflik Agraria di Landono, Tanah Bersertifikat Tahun 1982 Disuruh Bayar Sampai 17,5 Juta

by Redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE SELATAN– Konflik agraria di Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) memasuki babak baru...

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

Heboh Smelter di Routa, Kades Lalomerui : Warga Justru Rasakan Dampak Nyata Investasi Saat Ini

by Redaksi
April 11, 2026
0

TenggaraNews. com, KONAWE - Program perbaikan infrastruktur jalan sepanjang kurang lebih 45 kilometer di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi...

Next Post
FKSPN Sultra Minta Disnaker Selidiki Dugaan Pengurangan Gaji Karyawan VDNI dan OSS

FKSPN Sultra Minta Disnaker Selidiki Dugaan Pengurangan Gaji Karyawan VDNI dan OSS

Ini Cara ASR Peringati Hari Batik Nasional

Ini Cara ASR Peringati Hari Batik Nasional

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Perjuangan Pemda Membangun Akses Jalan Dete – Wisata Huntete Pulau Tomia
  • Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara