TenggaraNews.com, KENDARI – Pelaut ulung lahir dari ombak besar. Generasi yang kuat dan tangguh, dipastikan sudah melewati rintangan dan tantangan yang berat.
Ini disampaikan mantan Menteri Pertanian RI periode 2014-2019, Dr. Ir H. Andi Amran Sulaiman,M.P (AAS), saat tampil sebagai Keynote Speaker di Seminar Nasional dengan tema Mempersiapkan SDM Multi Talenta Diera Disrupsi.
Seminar dilaksanakan di Gedung WTC Kampus Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) pada Sabtu, 9 Oktober 2021.

Selain AAS, tampil pula Prof.Dr.Ir.Jasruddin,M.Si Kepala LL Dikti IX Sultan Batara bersama Prof.Dr.Ir. Andi Bahrun.M.Sc.Agric Rektur Unsultra sebagai pembicara dalam seminar nasional itu.
Selain itu, ada pula Adi Maliano Korpus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seSultra yang menjadi moderator seminar.
Seminar nasional ini dihadiri ratusan mahasiswa dari berbagai kampus, baik secara offline dan online.
” Kalau saat ini berada di zona tidak nyaman, maka itu harus diterima dengan baik. Sebab saat ini anda berarti lagi berjuang, lagi bekerja keras untuk menuju kesuksesan,” kata Amran Sulaiman yang juga owner PT Tiran Group.
Untuk mendapatkan IPK 4.0 itu mudah. Cukup baca buku sampai 20 kali. “Insya Allah IPK pasti 4.0. Tapi untuk menjadi orang sukses, anda harus yakin dan harus bekerja keras,” tegasnya.
Amran Sulaiman kemudian menceritakan kisah perjalanannya merintis karier hingga bisa menjabat Menteri Pertanian periode 2014-2019.
Katanya, sebelum menjadi menteri, waktu hidupnya banyak di pedalaman Sultra sekitar tahun 1996. Gaji yang diterima dari perusahaan Rp 150 ribu per bulan. Tinggal di rumah kos-kosan.
“Saya berkeliling jalan kaki sampai di Hialu Kabupaten Konawe Utara, kemudian ke Konawe Selatan sampai Kabupaten Bombana. Di Bombana ketika itu saya berkata dalam hati, saya akan dirikan pabrik gula dan Alhamdulillah, sekarang sudah menjadi kenyataan,” jelas Amran memompa semangat mahasiswa.
Amran kemudian berpesan, agar mahasiswa ke depan setelah menjadi sarjana, tidak lagi mencari-cari pekerjaan. Tetapi mulai sekarang, ciptakan peluang-peluang usaha dan eksekusi peluang tersebut.
Cara menciptakan peluang itu, jangan malu bekerja keras. Sebab dengan kerja keras disaat masih muda, hasilnya akan dinikmati kemudian.
“Yang penting yakin dengan kerja keras, konsisten dengan kerja keras. Matikan keraguan dan matikan kecemasan. Maka sukses menantimu,” tutup Owner PT Tiran Group ini di hadapan mahasiswa peserta seminar nasional.
Laporan : Rustam









