TenggaraNews.com, KENDARI – Di tengah keterpurukan ekonomi, dampak dari pandemi Covid-19, Jamaluddin (33) pengrajin sapu lidi yang berada di Jalan Pasar Baruga, RT 012/RW 05, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari, justru mengalami peningkatan pendapatan.
Ini bisa jadi karena sejak pandemi Covid-19, permintaan sapu lidi di pasaran meningkat drastis. Di mana aktivitas masyarakat membersihkan lingkungan dengan menggunakan sapu menjadi lebih sering dilakukan.
“Sebelum ada pandemi Covid-19, pendapatan sekitar Rp 2 juta per bulan. Tapi sejak adanya wabah Corona, pendapatan naik menjadi Rp 4 juta per bulan,” kata Jamaluddin saat menerima kunjungan relawan Aku Sahabat Rakyat (ASR) Kota Kendari pada Jumat, 8 Oktober 2021.
Relawan ASR dengan Dewan Pembina Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka menyambangi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Baruga, untuk mengetahui kondisi pertumbuhan usaha mereka sejak adanya pandemi Covid-19.
Sambil melihat kondisi usaha para pelaku UMKM, Alvian Liambo Ketua Relawan ASR Kota Kendari juga memperkenalkan sosok Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka kepada mereka.
Di mana Andi Sumangerukka adalah figur yang bersahaja, humanis, disiplin, berintegritas. Kemudian berjiwa nasionalis, dan tak kalah pentingnya jiwa sosialnya sangat tinggi.
Terkait usaha pembuatan sapu lidi yang dikembangkan Jamaluddin, menurut Alvian, kendala yang mereka hadapi adalah keterbatasan suplai bahan baku.
“Termasuk terbatasnya modal usaha, sehingga usaha tersebut belum optimal. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” tutup Alvian.
Laporan : Rustam









