TenggaraNews.com, KOLAKA UTARA – Badan Search and Rescue (Basarnas) Kendari memberikan pelatihan dasar, tentang pencarian dan penyelamatan korban kecelakaan maupun bencana alam, terhadap 90 potensi Search and Rescue (SAR) di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut).
Kepala Basarnas Kendari, Djunaidi mengungkapkan, pelatihan dasar tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap potensi SAR di Bumi Patampanua, sehingga jika terjadi sesuatu di daerah tersebut, potensi yang ada bisa melakukan pertolongan awal.
Menurut Djunaidi, latihan potensi SAR ini sangat perlu dibentuk, karena mengingat kondisi wilayah yang rentan terjadinya kecelakaan laut dan udara serta bencana alam.
“Selain itu, Kolut ini kan berada di ujung utara Sultra, kalau terjadi kecelakaan laut dan udara serta bencana, tentu membutuhkan waktu bagi kami untuk bisa sampai di sini. Olehnya itu, potensi SAR yang ada bisa melakukan pertolongan awal,” ujar Djunaidi.
Dia menyebutkan, sebelum dilakukan pelatihan, pihaknya terlebih dahulu menggelar rapat koordinasi (Rakor) bersama instansi terkait, yakni SKPD di Pemkab Kolut, TNI dan Polri.
Lebih lanjut, Djunaidi menjelaskan, bahwa peserta pelatihan kali ini merupakan yang terbesar se Indonesia. Kegiatan ini dilakukan selama sepekan, yang dimulai pada tanggal 3 hingga 9 April 2018.
“Untuk pelatihan potensi SAR berasal dari masyarakat dari perwakilan disetiap kecamatan, organisasi masyarakat (Ormas) serta TNI/Polri,” jelasnya.
Laporan: Ikas Cunge










