TenggaraNews.com, SURABAYA – Nampaknya Provinsi Jawa Timur kini tengah menjadi aksi teror bom. Belum reda rentetan ledakan bom di tiga gereja di Surabaya dan Rusunawa di Desa Wonocolo, Kabupaten Sidoarjo, ledakan bom kembali lagi terjadi pagi ini, aksi teroris itu terjadi di Polrestabes Surabaya, sekitar pukul 08.50 WIB.
Dikutip dari laman faktualnews.co, awalnya insiden ledakan tersebut diketahui dari akun facebook salah satu warga Surabaya, yang memposting foto suasana pasca ledakan di pintu masuk Polrestabes Surabaya. Dalam foto tersebut, sebuah mobil hitam berhenti pada pintu masuk Polrestabes Surabaya, dan nampak seseorang tergeletak.
Kasie TI Polrestabes Surabaya, Kompol Lili Ja’far membenarkan bahwa telah terjadi ledakan di depan Polrestabes Surabaya.
“Iya, posisi ledakan di depan gerbang Polrestabes,” singkatnya, kepada awak media, Senin 14 Mei 2018.
Perihal ledakan tersebut juga dibenarkan Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera. Saat ini petugas sudah melakukan pengamanan di lokasi kejadian. Belum diketahui apakah ada korban atau kerusakan akibat ledakan itu.
“Meledak sekitar pukul 08.50 WIB,” kata Kombes Frans Barung Mangera saat dihubungi Liputan6.com.
Barung belum merinci ledakan tersebut. Menurut dia, polisi masih melakukan sterilisasi di lokasi kejadian.
Sementara Markas Besar Kepolisian juga membenarkan jika pos penjagaan di Mapolrestabes Surabaya diduga dibom.
“Iya benar, diduga dibom,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri, Muhammad Iqbal.
Sumber: Faktualnews.co/liputan6.com
Editor: Ikas Cunge









