TenggaraNews.com, KENDARI – Pengurus Dewan Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan study banding ke Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dengan mengunjungi pondok pesantren Ummhussabri Kendari, Kamis 2 Augustus 2018.
Ketua Dewan Pendidikan Kaltim Encik Widiyani Sjaraddin SKM., MKIH mengatakan, kunjungannya ke Yayasan Ummusshabri Kendari dalam rangka study banding untuk melakukan atau membangun sinergitas, antara pemerintah dengan mitra dewan pendidikan dan memberikan penguatan terhadap kinerja dewan pendidikan.
”Kunjungan kami ke sini untuk melakukan study banding. Artinya, bagaimana perkembangan dewan pendidikan di sini sebagai mitra pemerintah Kaltim, dan itu yang kita lihat ketika kita ke sini,” katanya.
Sementara itu, Prof Dr. H. Abdullah Alhadza MA, Ketua Dewan Pendidikan Sultra mengapresiasi study banding Dewan Pendidikan Kaltim ke Sultra dengan melakukan kunjungan ke satuan pendidikan, salah satunya ke Yayasan Ummusshabri Kendari.
”Kami telah melakukan komunikasi untuk saling mengunjungi, dalam rangka berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam hal pendidikan maupun kegiatan pendidikan, yang dilaksanakan masyarakat di daerah masing-masing,” jelasnya.
Sementara itu, Dr Supriyanto MA, Ketua Yayasan Ummusshabri Kendari turut menyambut baik kunjungan study banding yang dilakukan Dewan Pendidikan Kaltim tersebut.
Ia menjelaskan, saat ini Ummusshabri memiliki jumlah siswa/siswi sebanyak 2.267 orang, dan menjadi salah satu sekolah yang dirujuk oleh masyarakat Kota Kendari, dimana telah diakui prestasinya, kualitasnya dan seleksi siswa baru juga dengan model pembelajaran yang dilakukan.
”Olehnya itu, saya berharap konsep ini dapat tertransformasi ke dalam dunia pendidikan dan mendapatkan pengakuan dari salah satu lembaga atau badan, yang diberikan mandat oleh pemerintah untuk melakukan asesmen dari proses, karena asesmen lembaga pendidikan itu dan standar kita jauh melampaui standar tersebut,” terangnya.
Laporan: Yusran









