TenggaraNews.com, MUNA – Upaya pemerintah dalam mengantisipasi maraknya perederan Narkoba dikalangan pelajar, membuat Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga langsung turun lapangan. Bertempat di Madrasah Tsanawiah (MTs) Raha, Kapolres Muna memberikan pengarahan tentang dampak dari bahaya penggunaan narkotika.
Sebanyak 387 pelajar mengikuti kegiatan tersebut. Slain itu, Kepala Madrasah Tsanawiah Raha, Andi Lumpu, S.Pd., M.Si dan beberapa dewan guru, Kasat Resnarkoba Polres Muna, AKP Muh. Ogen Sairi, S.H dan Kaurbinopsnal Sat Resnarkoba Polres Muna, Aipda Ginsyah turut serta dalam kegiatan tersebut.
Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga mengungkapkan, kegiatan ini akan menjadi rutinitas bagi pihaknya untuk terus mengingatkan para generasi bangsa, agar tidak terpengaruh dan terjerumus dalam peredarn serta penyalahgunaan barang mematikan itu.
“Ini adalah bentuk motivasi dan pengetahuan khusus dikalangan para pelajar, agar kedepannya tidak terjerumus di lubang kesesatan seperti halnya penggunaan Narkoba, karena kita ketahui bersama, pemakaian Narrkoba sudah masuk peredarannya di lingkungan sekolah,” ungkapnya, Kamis 2 Agustus 2018.
Lebih lanjut, orang nomor satu di Polres Muna itu menambahkan, selain diberi pengarahan positif, para siswa dan siswi juga diajak ke Rumah Edukasi Anti Narkoba dan ditanamkan pengetahuan, bahwa penggunaan Narkoba itu sama sekali merusak generasi penerus bangsa.
“Kami ajak mereka ke rumah edukasi untuk melihat gambar dari dampak penggunaan narkotika, agar mereka paham kalau narkotika bisa membunuh cita-cita para pelajar. Kami juga berharap kepada orang tua tetap membina putera/puterinya, agar tidak terlibat narkoba, namun bilamana ada dari putera dan puterinya sebagai pengguna Narkoba, maka orang tua wajib dan berhak melaporkannya kepada pihak berwajib, serta sedini mungkin membawa anak ke Rumah Sakit atau tempat rehabilitasi,” tutupnya.
Laporan: Phoyo









