TenggaraNews.com, KENDARI – Ratusan Anak Buah Kapal (ABK), Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), penumpang hingga para pedagang di Pelabuhan Ferry Kendari-Wawonii jalani pemeriksaan rapid test, Rabu 3 Juni 2020.
Rapid test tersebut dilakukan oleh Pangkalan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (Lanal) Kendari bersama Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sultra dan Dinkes Kendari.
Danlanal Kendar, Kolonel Laut (P) Andike Sry Mutia mengatakan, kegiatan tersebut memang menyasar seluruh ABK.
Lebih lanjut, Kolonel Andike menjelaskan, rapid test tersebut merupakan lanjutan dari kegiatan sebelumnya, guna mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, khususnya di wilayah pelabuhan.
Untuk pemeriksaan tersebut, kata dia, pihaknya menyediakan 300 rapid test, jika terdapat masyarakat yang dinyatakan reaktif (positif) Covid-19, maka akan langsung diuji swab oleh pihak Dinkes Kendari.
“Hingga pukul 10.14 Wita tadi, sudah tembus 200 orang yang dirapid tes,” ujar Kolonel Andike.
Di tempat yang sama, Kepala Pelabuhan Ferry Kendari-Wawonii, Aliuddin Wontty mengatakan, pelayanan pelabuhan tetap berjalan seperti biasanya meski penumpang tak seramai biasanya.
“Sekarang sekitar 80-an orang perhari termasuk kendaraan, Senin hingga Kamis. Harga tak berubah,” katanya.
Laporan : Rinda









