TenggaraNews.com, KOLAKA– Badan Pengurus Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia ( Gapensi ) Kabupaten Kolaka sinyalir adanya oknum Pegawai Negeri Sipi (PNS) l di lingkup Pemda Kolaka diduga menjadi mafia proyek.
Tidak hanya itu, oknum PNS tersebut juga diduga menjadi mafia proyek kegiatan CSR PT. Vale selama 7 tahun dengan inisial A.
Ini terungkap setelah BPC Gapensi Kolaka menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Kolaka, Selasa 2 Juni 2020. Aksi demo ini dipimpin Ivan Dermawan, Ketua BPC Gapensi Kolaka.
Larangan disebutkan dalam peraturan pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 tentang displin PNS pada pasal 4 ayat 2 terdapat 15 poin yang berisi larangan bagi PNS yang memanfaatkan APBD atau APBN, bermain proyek.
” Ya sudah 7 tahun, oknum pegawai berinisial A disinyalir menguasai proyek CRS PT. Vale. Selain oknum bernisial A kami juga menduga ada beberapa kelompok yang menjadi mafia proyek,” ucap Ivan Dermawan saat menggelar aksi unjuk rasa di Depan kantor Bupati, Kejari, Diknas dan Kantor DPRD Kolaka.
Lebih rinci Ivan mengungkapkan bahwa kelompok – kelompok yang menjadi mafia proyek di lingkup SKPD adalah Keluarga Cendana, Mr. X dan kelompok oknum pejabat.
” Mereka ini adalah mafia proyek,” ungkap Ivan dengn suara lantang dalam orasinya.
Lanjut, Ketua Gapensi kabupaten Kolaka berharap aparat penegak hukum segera mengusut tuntas oknum PNS yang diduga mafia proyek di PT. Vale dan lingkup Pemda Kolaka.
“Ya saya selaku Ketua Gapensi Kolaka berharap Kejaksaan Negeri Kolaka dan Polres Kolaka untuk mengusut tuntas oknum yang menjadi mafia proyek CSR PT. Vale dan Lingkup Pemda Kolaka,” tantang Ivan Bonaparte sapaan akrabnya.
Diakhir orasinya Ketua Gapensi Kolaka juga meminta agar para mafia proyek di lingkup Pemda dan CSR PT. Vale agar tidak memonopoli semua proyek yang berada di Lingkup Pemda Kolaka,”tutup Ivan Dermawan
Usai menggelar aksi di depan kantor DPRD Kolaka, massa aksi membubarkan diri, karena tidak ada satupun anggota DPR yang bersedia menemui massa aksi dengan alasan anggota dewan sedang rapatrapat d pedang Wisata Kuliner.
Laporan : Deri









