Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Nasional

Alue Dohong Dorong Konsep Paludikultur untuk Perbaikan dan Restorasi Gambut

Redaksi by Redaksi
June 26, 2020
in Nasional
0
Wamen LHK, Alue Dohong.

Wamen LHK, Alue Dohong.

Smiley face

TenggaraNews.com, JAKARTA – Peran strategis Paludikultur di lahan gambut disebut menjadi sebuah pilihan menjanjikan untuk perbaikan dan restorasi gambut. di samping itu, juga berkorelasi positif pada reduksi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), menguatkan ketahanan pangan nasional, mitigasi iklim, dan menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar.

Hal ini terungkap pada Webinar Paludikultur di tengah pandemi Covid-19 dan menjelang musim kemarau 2020 yang menghadirkan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong sebagai pembicara kunci (keynote speaker), Kamis 25 Juni 2020.

Paludikultur sebagai sebuah konsep budidaya tanaman di lahan gambut tergenang tentu memiliki implikasi positif pada keberlanjutan lahan gambut, salah satunya pada pengendalian Karhutla, karena membasahi lahan gambut (rewetting) merupakan syarat utama mengurangi potensi Karhutla di areal gambut.

Gambut yang tidak terbakar juga akan mengurangi pelepasan gas rumah kaca, sehingga menjadi salah satu pendorong upaya mitigasi perubahan iklim.

“Dengan Paludikultur dapat mereduksi Karhutla, karena Paludikultur mensyaratkan kondisi lahan yang tetap basah dan lembab, maka lahan gambut yang basah ini akan mencegah gambut mudah terbakar akibat kekeringan pada musim kemarau,” ucap Wamen Alue Dohong dalam paparan kuncinya di Webinar tersebut.

You Might Also Like

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

Pembahasan UU ASN Berikan Solusi Bagi PNS dan PPPK

Kendati demikian, Wamen menekankan, yang utama dari Paludikultur adalah untuk menyelamatkan ekosistem gambut dengan mendorong penanaman tanaman endemik kawasan gambut, baik tanaman keras/pepohonan maupun tanaman semusim/budidaya.

Dia juga menjelaskan, tanaman yang dibudidayakan dalam konsep Paludikultur harus mampu mendorong terbentuknya gambut baru melalui akumulasi sisa biomassa dari budidaya dengan konsep Paludikultur, yang akhirnya akan memperbaiki ekosistem gambut terdegradasi.

“Yang paling penting itu harus berkontribusi pada pembentukan gambut, kalau tidak kita belum bisa sebut sebagai Paludikultur,” imbuhnya.

Alue Dohong menjelaskan, saat ini telah tercatat sekitar 534 jenis spesies tanaman endemik lahan gambut seperti sagu, ramin, jelutung, belangiran, gelam, dan lain sebagainya, dan juga ada 81 jenis jumlah tersebut diatas merupakan jenis hasil hutan bukan kayu (HHBK) seperti purun, kangkung, pakis-pakisan dan lain sebagainya yang merupakan jenis yang dapat dikembangkan dalam Paludikultur. Di luar jenis-jenis endemik tidak cocok disebut Paludikultur.

Smiley face

“Mis-konsepsi dan mis-interpretasi tentang Paludikultur kerap terjadi, yaitu mengartikan semua tanaman yang bisa hidup dan bertahan tumbuh di gambut dianggap Paludikultur, seperti tanaman kopi arabika, nanas, karet dan kakau,” jelasnya.

Mis konsepsi ini disebutnya malah akan mengancam keberlanjutan ekosistem gambut kedepan, karena budidaya tanaman tersebut membutuhkan kondisi lahan gambut yang harus dikeringkan atau di drainase agar bisa tumbuh.

Selanjutnya, di tengah Pandemi Covid-19 ini Paludikultur disebut Wamen dapat menjadi sebuah peluang untuk mendukung ketahanan pangan nasional. Banyak jenis-jenis tanaman Paludikultur yang bisa jadi sumber pangan kita.

“Di masa Covid ini banyak negara melakukan kebijakan pemenuhan kebutuhan pangan domestiknya dari pada dieksport ke
luar negaranya. Sehingga Indonesia harus melakukan hal yang sama terkait ketahanan pangan kita. Paludikultur ini bisa menjadi bagian dari kebijakan tersebut,” ujarnya.

Saat ini pemerintah juga sedang menggodok kebijakan pengembangan food estate di lahan eks Pengembangan Lahan Gambut (PLG) 1 juta hektar di Kalimantan Tengah. Dengan food estate tersebut Pemerintah akan melakukan pengembangan pangan yang dilakukan secara terintegrasi mencakup pertanian, perkebunan, perikanan bahkan peternakan di suatu kawasan.

“Jadi tidak benar jika ada anggapan bahwa seluruh kawasan eks PLG akan dibuka kembali seluruhnya lahan sawah, karena Pemerintah sangat paham dan mengerti bahwa gambut-gambut dalam tidak akan cocok untuk tanam padi, melainkan akan dipulihkan dan dikonservasi,” tegas Wamen.

Alue Dohong mengajak semua pihak untuk bersinergi melakukan kajian-kajian untuk menentukan jenis-jenis tanaman Paludikultur yang mampu mendukung ketahanan pangan nasional, hal ini merupakan jembatan menjaga kelestarian ekosistem gambut yang akan berkontribusi banyak pada penurunan karhutla, meningkatkan perekonomian dan kesehatan masyarakat serta berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim.

Laporan : Ikas

Post Views: 162
Previous Post

Soal Kebutuhan Pilkada Serentak, Hugua Minta KPU dan Bawaslu Jelaskan Secara Detail

Next Post

PT. Antam Salurkan 1000 Paket Sembako untuk Korban Banjir Konut

Redaksi

Redaksi

Related News

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

by Redaksi
December 10, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA - Mendagri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan surat edaran (SE) larangan kepala daerah bepergian ke luar wilayahnya....

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

by Redaksi
November 4, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA – Produksi beras nasional tahun 2025 menunjukkan lonjakan signifikan dan menandai langkah besar Indonesia menuju swasembada pangan. Berdasarkan...

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

by Redaksi
November 1, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA -  Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) menandatangani...

Pembahasan UU ASN Berikan Solusi Bagi PNS dan PPPK

Pembahasan UU ASN Berikan Solusi Bagi PNS dan PPPK

by Redaksi
October 15, 2025
0

TenggaraNews. com, JAKARTA  - Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Reni Astuti menegaskan bahwa pembahasan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (UU...

Next Post
PT. Antam Salurkan 1000 Paket Sembako untuk Korban Banjir Konut

PT. Antam Salurkan 1000 Paket Sembako untuk Korban Banjir Konut

Baliho Rusmin-Senawan Sudah Terpasang di 351 Desa di Konsel

Baliho Rusmin-Senawan Sudah Terpasang di 351 Desa di Konsel

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat
  • Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara