TenggaraNews.com, KONAWE – Anggota Komisi V DPR RI asal Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Bae, bergerak cepat mengkomunikasikan jalan rusak yang menghubungkan Kecamatan Tongauna Kabupaten Konawe sampai perbatasan Kabupaten Kolaka Timur (Koltim).
“Saya sudah bicara ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan Dirjen Bina Marga, tahun anggaran 2021, jalan rusak yang sempat viral di media, segera diaspal. Ya tahun depan sudah diaspal,” kata Ridwan Bae melalui saluran telepon seluler.

Untuk tahap awal, diperkirakan jalan yang akan diaspal tahun 2021 dengan sumber dana dari APBN, diperkirakan sepanjang 20 Km. Setelah itu, akan dilanjutkan lagi tahun anggaran berikutnya.
“Pada akhirnya akan sampai ke lokasi Bendungan Pelosika. Yang jelas, saya selaku perwakilan masyarakat Sultra di pusat, akan terus memperjuangkan kepentingan rakyat Sultra. Termasuk memperjuangkan jalan di Konawe,” ujarnya.
Jalan poros dari Kota Unaaha menuju Tongauna dan Abuki, sempat ramai ramai dibicarakan, baik di media sosial maupun dalam pemberitaan media on line.
Bagaimana tidak, sepanjang jalan mulai dari Kelurahan Mataiwoi Kecamatan Tongauna sampai di depan kantor Kecamatan Abuki mengalami rusak parah. Bahkan sepanjang jalan banyak di temui kubangan.
Salah seorang warga Desa Asao Kecamatan Tongauna yang ditemui oleh awak media Tenggara News.com, Andi Asking mengungkapkan, kondisi jalan poros Tongauna sampai Abuki sudah sangat banyak memakan korban, terutama dibagian depan Taman Makam Pahlawan. Apalagi kalau dimusim penghujan daerah tersebut menjadi lokasi genangan air.
“Harapan kami sebagai masyarakat terkait kondisi jalan Tongauna sampai Abuki yang kurang lebih 20 kilometer agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara segera menyelesaikan persolan jalan yang tak kunjung di perbaiki,” harapnya.
Di tempat terpisah, Kepala Desa Asao, Armin menjelaskan bahwa jalan poros Tongauna – Abuki biasanya ditempuh dalam waktu 20 menit. Tetapi semenjak jalannya rusak atau biasa mereka sebut seribu lubang dan penuh dengan kubangan, sekarang ditempuh sampai 1 jam dengan jarak tempuh kurang lebih 20 kilometer.
Laporan : Helni Setyawan









