TenggaraNews.com, WAKATOBI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Wakatobi H. La Jumadin, ditolak berdialog oleh demonstran yang menuntut Kejelasan Bantuan Sosial Tunai (BST) di depan Kantor Bupati Wakatobi. Ini karena Sekda dianggap tidak konsisten dalam menyikapi BST.
Koordinator Lapangan Emen Lahuda menegaskan, Sekda Wakatobi tidak konsisten dengan ucapannya beberapa waktu lalu.
“Karena sebelumnya beberapa minggu yang lalu, dia pernah menjanjikan masyarakat jika tidak terima tahap dua, maka dia yang akan bertanggung jawab dan dia tentukan waktu satu minggu,” ungkap Emen Lahuda, Senin 13 Juli 2020.
Sehingga, masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor bupati itu kecewa, apa lagi, yang disampaikan oleh sekda itu tidak terealisasi.
Pada saat Sekda didampingi Satpol PP dan Kesbang-Pol datang menemui para demonstran, justru ditolak. Massa hanya ingin bertemu Bupati Wakatobi atau Kepala Dinas Sosial (Dinsos) setempat.
Mendengar penyampaian demosntran itu, Sekda langsung berbalik meninggalkan massa aksi dan kembali masuk Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Wakatobi.
Menanggapi statemen demonstran itu, awak media menghubungi Sekda Kabupaten Wakatobi. Namun sampai sekarang belum direspon.
Laporan : Syaiful









