TenggaraNews.com, BUTON TENGAH – Massa aksi dari Forum Komunikasi Peduli Masyarakat (FKPM) Buton Tengah (Buteng), menyerbu kantor Dinas Sosial (Dinsos). Mereka kecewa karena sudah tiga kali melakukan protes terhadap Pemerintah Daerah (Pemda), namun tak kunjung mendapat tanggapan dan kali ini masuk pada aksi yang ke empat.
“Aksi kami saat ini adalah sudah ke empat kalinya, namun selalunya kami dijanji. Katanya mau turun perbaiki dengan mempertemukan dengan pihak terkait, namun sampai saat ini tidak ada, hari ini Pemda telah lepas dari persoalan ini, ” teriak Firman B, koordinator aksi.
Anehnya lagi kata Firman, ada warga yang tercantum namanya sebagai penerima bantuan terdampak Covid-19, tapi tak kunjung mendapatkan bantuan.
“Ini aneh, ada masyarakat yang terdaftar namanya sebagai penerima bantuan tetapi tak kunjung mendapatkan bantuan tersebut,” jelasnya.
Karena tidak mendapatkan tanggapan dari Kepala Dinas Sosial Buteng dan tidak diberi ruang oleh pihak keamanan untuk melakukan penyegelan terhadap kantor, massa aksi dari FKPM ini akhirnya melanjutkan aksinya di Kantor DPRD.
Saat di kantor DPRD Buteng, beberapa anggota DPRD langsung menerima massa aksi dan pihak DPRD Buteng berjanji akan segera menindak lanjuti masukan FKPM sebagai perpanjangan tangan dari masyarakat yang belum mendapatkan bantuan.
“Insya Allah kami akan tindak lanjuti masukan ini dengan membentuk panitia khusus (Pansus). Sudah ada nama-nama yang penerima bantuan tetapi tidak dapat. Sudah ada catatanya sama kami, dan itu sudah menjadi tanggung jawab kami,” kata Ketua Komisi II DPRD Buteng, H. Hasiri.
Dihadapan DPRD Buteng juga, massa FKPM ini membuat surat perjanjian dan disepakati bersama untuk diselenggarakan Pansus terkait bantuan korban yang terdampak Covid-19 dengan menghadirkan pihak pemerintah (Dinsos) paling lambat tujuh hari sejak hari ini.
Laporan : Hasan Barakati









