Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Ibukota

Dominasi Indomaret Ancaman Usaha Lokal, Pemerintah Diminta Hentikan Penambahan Gerai

Redaksi by Redaksi
April 24, 2018
in Ibukota, Kombis
0

You Might Also Like

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

OJK Sultra Inisiasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah

GMNI Kendari Tuntut Fungsi Pengawasan DPRD Sultra Hingga Monumen Randi-Yusuf ‎

Smiley face
TenggaraNews.com, KENDARI – Kehadiran Indomaret yang saat ini mulai menjamur di Kota Kendari dinilai akan menjadi ancaman bagi keberlangsungan usaha retail lokal di ibukota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ini. Sejumlah pelaku usaha lokal dipastikan akan gulung tikar, jika pemerintah kota (Pemkot) Kendari tak segera mengambil sikap, untuk membatasi hadirnya gerai-gerai baru usaha franchise tersebut. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang X Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sultra, Hendrawan.
Dia menjelaskan, bahwa sistem pasar yang dilakukan Indomaret memang terkesan membunuh kelangsungan usaha lokal yang ada disekitarnya. Sehingga bisa dipastikan, pelaku usaha lokal di bidang retail akan merasakan dampak yang begitu besar, mulai dari merugi hingga berujung pada penutupan usaha karena tak mampu berkembang.
Menurut dia, pelaku usaha lokal bisa berkompetisi dalam pengembangan usaha retailnya, apabila pemerintah bisa melakukan pembatasan jumlah gerai Indomaret. Tapi, jika dibiarkan brand waralaba tersebut dengan bebasnya menggurita, maka pemerintah tak lagi pro kepada pengusaha lokal.
“Kalau dengan jumlah yang ada saat ini sih pengsuaha lokal masih bisa dan mampu berkompetisi. Tapi, jika dibiarkan mereka (Indomaret) terus membuka gerai disetiap sudut kota, saya bisa memastikan usaha-usaha retail lokal yang ada disekitarnya pasti akan mati. Untuk itu, Pemkot harus segera bertindak guna melakukan pembatasan, jangan dibiarkan gerainya menjamur sehingga menndominasi pasar,” beber Wakil Ketua KNPI Sultra ini kepada TenggaraNews.com, Selasa 24 April 2018.
Hendrawan memberi contoh, dimana Indomaret ini benar-benar membunuh perkembangan usaha retail-retail lokal di beberapa kota metropolitan. Seperti yang terjadi di Kota Makassar, pada awal tahun 2011 lalu Indomaret masuk ke daerah daeng tersebut, dengan leluasanya membuka gerai dan mendominasi pasar di ibukota Provinsi Sulawesi Selatan itu.
Pada akhirnya, kata dia, sejumlah supermarket lokal dan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang dahulu masih bisa ditemukan di jalan-jalan protokol kini sudah tak ada lagi. Olehnya itu, pemerintah hendaknya berkaca dan mengambil pembelajaran dari Makassar, jangan sampai pelaku UKM lokal justru tak memiliki ruang usaha di kampung sendiri.
Apalagi, brand franchise ini akan terus membuka gerai hingga ke lorong-lorong. Biasanya, lanjut Hendrawan, kehadiran salah satu usaha waralaba akan diikuti dengan brand franchise lainnya, seperti Alfa Mart, Alfa Midi, Cirkle K dan usaha retail lainnya.
“Hal seperti inilah yang harus diantisipasi pemerintah. Kompetisi boleh saja, tapi harus dipertimbangkan bagaimana sisitem pasar yang diterapkan dengan cara mendominasi kemudian tak terjadi, karena hal itu jelas akan membunuh usaha lokal,” kata pengusaha ini.
Hal lain yang juga selalu dijadikan alasan pemerintah dan pengusaha franchise ini bahwa kehadiran mereka untuk menyerap tenaga kerja lokal. Padahal, hal itu merupakan paradigma yang keliru, karena para pengusaha lokal pun jelas menggunakan tenaga kerja lokal yang justru lebih banyak ketimbang Indomaret dan kawan-kawannya.
“Kalau mereka mau mengatasnamakan penyerapan tenaga kerja lokal, justru itu yang salah. Karena kami juga pengusaha lokal kan mempekerjakan tengaga lokal, yang justru lebih banyak jumlahnya ketimbang Indomaret ini. Saya kasih pertimbangan yah, satu gerai Indomaret itu hanya diisi oleh lima karyawan, sedangkan gerai pengusaha lokal itu diisi oleh 12 pekerja,” bebernya
Hendrawan menerangkan, secara umum harga yang ditawarkan Indomaret akan lebih murah dari supermarket lokal, karena produk yang dijual dibeli dengan harga pabrik. Sedangkan usaha retail lokal memiliki jalur distribusi yang panjang, sehingga harga jual pun akan cenderung tinggi.
“Untuk produk yang dijual, retail lokal ini kan merupakan tangan ketiga dari pabrik, sehingga dari jalur distribusi yang panjang ini tentu harga akan mengalami kenaikan dari pihak pertama hingga ke pihak ketiga. Sedangkan Indomaret kan terima langsung barangnya dari pabrik, makanya harga belinya pun jelas lebih murah,” terangnya.
Untuk diketahui, saat ini Indomaret sudah memiliki 10 gerai yang tersebar di beberapa sudut kota lulo. Bahkan, jumlah gerai masih akan bertambah lagi.
Untuk itu, Hendrawan meminta agar pemerintah tak lagi memberikan izin untuk penambahan gerai, cukup dengan yang sudah ada saat ini. Pemilik Nana Jaya ini juga memastikan akan melakukan upaya-upaya advokasi terhadap pengusaha lokal, baik itu melalui komunikasi ke pihak DPRD kota, Pemkot Kendari dan tidak menuntut kemungkinan juga akan dilakukan upaya hukum.
“Ini kami lakukan untuk menyelamatkan peluang usaha bagi pengusaha lokal,” pungkasnya.

 

 

Laporan: Ikas Cunge

Post Views: 253
Tags: #hendrawan#Indomaret#Usaha retail
Previous Post

Dua Hari Hilang, Nelayan Asal Kolaka Ditemukan Tak Bernyawa

Next Post

Prapradilan Ditolak, Asrun Titip Pesan Seperti ini

Redaksi

Redaksi

Related News

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

Ketua KNPI Sultra Hendrawan, Desak Gubernur Copot Kadis Kominfo Sultra

by Redaksi
October 17, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka (ASR) segera mencopot Kadis...

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

Telkomsel Suport Perhelatan STQH Nasional XXVIII  di Kota Kendari

by Redaksi
October 14, 2025
0

TenggaraNews. com, KENDARI– Telkomsel kembali mengambil peran aktif dalam event keagaaman dan kebudayaan nasional. Kali ini, Telkomsel berpartisipasi dalam perhelatan...

OJK Sultra Inisiasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah

OJK Sultra Inisiasi Program Pengembangan Ekonomi Daerah

by Redaksi
October 8, 2025
0

TenggaraNews.com, KENDARI - Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menunjukkan potensi besarnya sebagai salah satu daerah penghasil kakao terbesar di Indonesia....

GMNI Kendari Tuntut Fungsi Pengawasan DPRD Sultra Hingga Monumen Randi-Yusuf  ‎

GMNI Kendari Tuntut Fungsi Pengawasan DPRD Sultra Hingga Monumen Randi-Yusuf ‎

by Redaksi
September 26, 2025
0

‎TenggaraNews. Com, KENDARI - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kendari menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara terkait...

Next Post
Prapradilan Ditolak, Asrun Titip Pesan Seperti ini

Prapradilan Ditolak, Asrun Titip Pesan Seperti ini

Peringati Hari Kartini, Puluhan Polwan Berbagi Bunga Melati

Peringati Hari Kartini, Puluhan Polwan Berbagi Bunga Melati

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri
  • Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara