TenggaraNews.com, KOLAKA – Mirif menyaksikan film drakula yang menghabisi nyawa seseorang dengan cara mengigit. Namun ini dalam dunia nyata, dan terjadi di Kabupaten Kolaka. Seorang ibu rumah tangga Kasmawati (36) meninggal dunia, setelah digigit suaminya berinsial J (34) di bagian lehernya. Peristiwa tragis ini terjadi Senin, (2/9/2019) di Desa Towua, Kecamatan Wundulako, sekira pukul 10.25 Wita.
Anak korban bernama Fitri yang menyaksikan peristiwa naas ini, bermaksud menolong ibunya yang dicekik disertai gigitan di leher oleh ayahnya. Namun Fitri tak kuat melepaskan tangan ayahnya.
Fitri Langsung berteriak memintah tolong kepada warga sekitar. Mendengar teriakan Fitri yang memintah tolong, seorang warga bernama Hasnia langsung mendekati rumah korban dan melihat korban sudah bersimbah darah di lantai. Sedangkan pelaku saat itu juga melarikan diri.
Setelah melakukan penganiayaan hingga istrinya tewas, JN langsung melarikan diri. Pada pukul 12.30 Wita, pelaku berhasil dibekuk oleh personel Satuan Reserse Kriminal Polres Kolaka bersama satuan Polsek Wundulako. Pelaku ditangkap saat berada di empang milik seorang warga yang terletak di Desa Towua, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Senin (2/9/2019).
Kasat Reskrim Polres Kolaka AKP I Gede Pranata Wiguna, SH, SIK, melalui Paur Humas Polres Kolaka Bripka Riswandi menjelaskan, bahwa benar kami telah mengamankan pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, setelah dilakukan pengejaran oleh personel Sat Reskrim Polres Kolaka bersama Polsek Wundulako. “Alhasil”pada pukul 12.30 wita, pelaku berhasil ditemukan saat berada di empang milik warga yang terletak di Desa Towua, Kecamatan Wundulako, Kabupaten Kolaka,” jelasnya.
Saat diamankan, J merasa ketakutan. Pelaku kemudian meronta dan berusaha melepaskan diri, namun tangan pelaku telah diborgol guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, selanjutnya pelaku dibawa menuju ke Polres Kolaka untuk diamankan.
Karena pelaku di duga terindikasi mengalami gangguan kejiwaan, sehingga pelaku akan dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa Kota Kendari dengan pengawalan personel Polres Kolaka, guna menjalani pemeriksaan kejiwaan. Namun untuk peristiwa tersebut telah di akukan penyelidikan untuk mencari alat bukti lainnya terkait peristiwa yang terjadi.
Laporan : Deriyanto T
Editor : Rustam









