TenggaraNews.com, MUNA BARAT – Salah satu universitas ternama di Indonesia yang dipimpin oleh Rektor bapak Prof. Ir. Panut Mulyono, yakni Universitas Gadjah Mada (UGM) menempatkan ribuan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM), Jumat 28 Juni 2019.
Mahasiswa tersebut tersebar ke berbagai provinsi di Indonesia, diantaranya Nusa Tenggara Timur Kalimantan Barat, Papua,
Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sabang dan provinsi-provinsi lainnya.
Muna Barat (Mubar) adalah salah satu kabupaten yang menjadi penempatan mahasiswa KKN PPM UGM. Mahasiswa KKN PPM ini akan mendampingi dan membantu masyarakat dalam pembelajaran dan pemberdayaan untuk menemukan dan mengenali masalah serta potensi desa, termasuk apa yang ingin dicapai oleh masyarakat kabupaten khususnya desa-desa lokasi penempatan sesuai kesepakatan pihak daerah dan kampus.
Asisten I Setda Mubar, Abdul Nasir Kola mengatakan, 30 mahasiswa KKN ini nantinya akan diterima langsung oleh Bupati Mubar, LM. Rajiun Tumada lalu akan ditempatkan di tiga desa yang ada di Kecamatan Tiworo Utara yakni Desa Tondasi, Desa Santiri, dan Desa Tiga (Pulau Mandike).
Sesuai tema dari KKN yakni optimalisasi peran masyarakat dalam peningkatan mutu pariwisata, maka itu akan lebih membantu untuk menunjang kemajuan di tiga desa tersebut.
“Bagaimana tidak, KKN PPM ini lebih mementingkan kegiatan pemberdayaan atau peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ujarnya, Senin 1 Juli 2019.
Kamran, salah satu anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang juga merupaka tokoh masyarakat Desa Tondasi mengungkapkan kebahagiaannya karena telah kedatangan mahasiswa KKN dari universitas terbaik.
“Desa kami sangat beruntung akan kedatangan mahasiswa KKN dari UGM. Kami akan menyambut mereka dengan penuh rasa gembira, kami pasti akan bekerjasama dan pasti memanfaatkan waktu mereka selama berada di desa kami. Kami berharap kehadiran mereka dapat memberi pengaruh positif dan mampu menginspirasi masyarakat Desa Tondasi, terkhusus untuk pemuda-pemudi desa,” ungkapnya.
Untuk diketahui, UGM merupakan universitas dengan sistem penjaminan mutu terbaik di ASEAN, bersama dengan National University of Singapore dan Chulalongkorn University. Beberapa Jurusan di UGM telah mendapatkan akreditasi internasional bergengsi dengan predikat A, dan perguruan tinggi ini menjadi universitas pertama di Indonesia yang meraih akreditasi bergengsi tersebut.
Laporan: Jhony Bajo
Editor: Ikas









