TenggaraNews.com, MUNA – Masyarakat Kabupaten Muna dibeberapa wilayah keluhkan soal pemadaman lampu yang terjadi akhir-akhir ini.
Pemadaman itu bukan hanya terjadi sekali dalam sehari, bahkan pemadaman itu terjadi tiga sampai empat kali, tidak mengenal siang ataupun malam. Tentunya hal itu membuat ketidak nyamanan para pengguna listrik. Apalagi pemadaman itu dilakukan tanpa ada pemberitahuan resmi dari pihak PLN ULP Raha.
Saat dikonfirmasi, Manager PLN ULP Raha, Sadrach melalui pesan tertulisnya memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Muna, dimana akhir-akhir ini sering adanya pemadaman secara tiba-tiba. Hal itu disebabkan, karenakan adanya gangguan mesin berkapasitas besar daya mampu 1700 KW yang mengalami gangguan.
Menurutnya gangguan itu juga disebabkan karena faktor mesin yang sudah tua apalagi operasinya non stop sampai 24 jam, sehingga mengakibatkan beberapa komponen mesin cepat rusak, kalah dan aus. Kata dia, karyawan di bagian mesin tetap all-out memperbaiki mesin agar cepat kembali normal
“Itu tidak membuat teman-teman di pembangkit untuk tetap berupaya memperbaiki agar kelistrikan di Muna tetap andal dan stabil. Harapan masyarakat dan kami sama agar bagaimana mesin segera dapat normal kembali secepatnya ,”ucapnya pada Jumat, 15 Oktober 2021
Ia juga berharap agar pembangunan Gardu Induk di Desa Banggai, berjalan sesuai jadwal dan pembangunan tower transmisi tegangan tinggi Raha-Baubau dapat berjalan sesuai jadwal, agar tidak terulang kembali seperti kasus PLTU Lasunapa.
Laporan : Phoyo









