Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home crime & Justice

Kasus Penyerobotan Lahan Mengendap di Meja Penyidik Polres Kolaka, Ada Apa?

Redaksi by Redaksi
February 5, 2020
in crime & Justice
0
Smiley face

TenggaraNews.com, KOLAKA – Dua tahun sudah kasus penyerobotan lahan yang dilaporkan La Gani mengendap di Mapolres Kolaka. Hingga saat ini, belum diketahui persis kendala apa yang dialami pihak penyidik, sehingga kasus tersebut terkesan jalan di tempat dan tak ada kabar perkembangannya.

Kanit II Satuan Reskrim Polres Kolaka, Aipda Sabri Sobad yang dihubungi melalui pesan singkat di akun WhatsApp miliknya enggan berkomentar, seraya mengarahkan jurnalis TenggaraNews untuk mengubungi penyidik.

Kemudian, jurnalis TenggaraNews.com menemui salah satu penyidik yang disebutkan Aipda Sabri yakni Yohanes di Mapolres Kolaka. Akan tetapi, penyidik tersebut juga enggan berkomentar secara detail soal kasus tersebut, karena dirinya baru sebulan ditugaskan di Polres Kolaka.

“Saya juga baru di sini. Saya hanya bantu Pak Sabri, nanti tanya saja ke Pak Sabri,” ujar Yohanes, Senin 3 Januari 2020.

Di tempat yang sama, awak media ini bertemu dengan Solihin yang tak lain merupakan anak dari pelapor.

You Might Also Like

Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter

Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri

Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat

Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

Dia mengaku, Ia baru dipanggil lagi sejak laporan ayahnya itu bergulir dua tahun lalu. Dikatakannya, selain di BAP pihak penyidik, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Kehutanan itu juga menyerahkan bukti foto -foto terbaru kondisi lahannya.

“Tadi ada pemeriksaan lanjutan, saya disuruh lengkapi BAP saya sebelumnya, ada tambahan untuk di lokasi kami, itu ada kegiatan baru di 2017 itu yang saya tambahkan tadi. Dan ada juga saya serahkan foto patok yang sudah ada nama -nama di batas lokasi itu,” beber Solihin kepada awak media.

Lebih lanjut, Ia menjelaskan, laporan ayahnya itu dilayangkan ke Mapolda Sultra pada 2017 lalu, kemudian dilimpahkan ke pihak Polres Kolaka.

“Itu hari pada saat pemeriksaan 2017 lalu kita sudah intens juga. Pihak Polres pada saat itu beralasan karena itu hari bertepatan momen Pilkada, jadi kita sabar dulu katanya, karena semua dipusatkan untuk pengamanan, sehingga pada saat itu kita juga tidak pernah dipanggil lagi, dan saya juga tidak pernah konfirmasi sejak pemeriksaan terakhir itu,” jelasnya.

Solihin berharap agar laporan penyerobotan lahan milik orang tuanya itu cepat diproses. Sebab, lokasi yang diserobot oleh Taslim Cs itu memiliki legalitas yang kuat secara hukum, berupa sertifikat yang diterbitkan pihak BPN pada 1995 lalu.

Smiley face

“Sudah berapa tahun ini di lokasi saya itu mereka masuk menanam supaya kita ndak bisa masuk lagi,” ucapnya.

Menurut warga Desa Tanggoni, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka ini, Taslim Cs menyerobot lahan tersebut dengan alasan status kawasan tanah ulayat atau tanah adat dari sesepuh mereka.

Padahal, Salihin telah memperlihatkan alas hak kepemilikan lahan kedua orang tuanya itu. Namun, terlapor tetap ngotot dan tidak mengakui.

“Jadi lahan orang tua saya itu ada dua hamparan, pertama ibu saya (Marnia) dua hektare (Ha) dan bapak saya (La Gani) juga dua Ha. Jadi yang diserobot itu empat Ha semua,” ungkapnya.

Pasca pertemuan di lokasi saat itu, Taslim Cs masih terus menerus melakukan penyerobotan hingga meluas masuk di lahan kedua orang tuanya. Akibatnya, tanaman benih kayu kukuh dan biti pun dirusaki. Padahal, lahan kedua orang tuanya itu merupakan salah satu sumber benih kayu kukuh dan bitti di Kolaka, yang disertifikasi langsung dari Dinas Kehutanan (Dishut) Kolaka. Bahkan lokasi tersebut rencananya akan dijadikan sebagai hutan mini di Kolaka

“Makanya pada tahun 2016 itu ada SK Bupati keluar tentang penetapan lokasi pusat perlindungan kayu endemik, dan di SK itu disebutkan saya punya orang tua sebagai pemiliknya,” ujarnya.

Dia juga menambahkan, kayu kukuh kurang lebih 80 pohon, bitti 25 pohon, serta kayu hutan jenis lainnya habis ditebang oleh Taslim Cs. Jika diperkirakan, La Gani mengalami kerugian kurang lebih Rp1,2 miliar.

“Karena kayu kukuh saja itu harganya Rp5 juta per pohonnya,” pungkasnya.

Di tempat terpisah, Al Imran La Aci SH selaku kuasa hukum La Gani menegaskan, seharusnya Polres sudah dan segera menetapkan tersangka.

Dia juga menyebutkan, untuk kasua yang dilaporkan kliennya itu, para terlapor bisa disangkakan Pasal 169 KUHP dengan ancaman sembilan bulan penjara, pasal 385 KUHP dengan ancaman hukuman empat tahun.

Kemudian, lanjut advokat handal ini, pasal 406 KUHP dengan ancaman 2 tahun 8 bulan, dan pasal 170 KUHP tentang pengrusakan barang secara bersama-sama atau kelompok dengan ancaman 5 tahun 6 bulan.

Laporan: Ikas

Post Views: 372
Tags: #Kolaka#penyerobotan lahan#PolresTanggetada
Previous Post

DKP Wakatobi Genjot Sektor Kelautan dan Perikanan

Next Post

Jemput Aspirasi Masyarakat, Yudhianto Mahardika Reses di Kelurahan Anggilowu dan Nambo

Redaksi

Redaksi

Related News

Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter

Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter

by Redaksi
May 22, 2026
0

TenggaraNews.com, KENDARI – Tiga warga Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, yang ditahan di Polda Sultra bukan bentuk kriminalisasi, sebagaimana isu yang...

Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri

Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri

by Redaksi
April 29, 2026
0

TenggaraNews.com, KENDARI – Pendiri Yayasan Institut Agama Islam (IAI) Rawa Aopa AA akhirnya buka suara terkait dugaan penipuan yang melibatkan...

Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat

Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat

by Redaksi
April 21, 2026
0

TenggaraNews. com, WAKATOBI - Penyidik Polsek Kaledupa, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dinilai tidak profesional menangani laporan dugaan tindak...

Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

Usut Penyebab Kematian Baim, Polisi Periksa 4 Orang Saksi

by Redaksi
April 14, 2026
0

TenggaraNews.com, KENDARI – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) terus mendalami kasus kematian Muh Mudatsir (Baim) dengan memeriksa sejumlah saksi....

Next Post
Jemput Aspirasi Masyarakat, Yudhianto Mahardika Reses di Kelurahan Anggilowu dan Nambo

Jemput Aspirasi Masyarakat, Yudhianto Mahardika Reses di Kelurahan Anggilowu dan Nambo

Gegara Air Hujan, Dua Pedagang di Pasar Laino Duel Menggunakan Badik dan Balok

Gegara Air Hujan, Dua Pedagang di Pasar Laino Duel Menggunakan Badik dan Balok

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Dari Daratan ke Kepulauan, Sulawesi Tenggara Siap Miliki 15 Satuan Pendidikan Widyalaya
  • Tiga Tersangka Warga Routa Ditahan Terkait Dugaan Pengrusakan Saat Demo Smelter
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara