TenggaraNews.com,MUNA– Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) berbagi bingkisan paket sembilan Bahan Pokok (Sembako) di masa Pandemi Covid-19 Kepada masyarakat.
“Ada 46.614 Kemenkumham menyalurkan paket sembako. Sembako itu disalurkan ke seluruh wilayah Indonesia. Dibagikan kepada warga yang terdampak Covid-19,”ungkap Plh. Kepala Rutan Kelas II B Raha, La Fata SH, di dampingi Kp Rutan, Muhammad Arafad, SH, Kamis 29 Juli 2021.
Untuk wilayah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), kata dia, mendapat bagian 767 paket sembako sementara jatah Rutan Raha Kelas IIB Raha yang akan di bagikan secara langsung ke rumah warga sebanyak 50 paket.
Sebelum paket tersebut di salurkan pihaknya terlebih dahulu melakukan survey penetapan penerima paket sembako. Hal itu dilakukan guna memastikan penerima paket sembako benar-benar tepat sasaran.
“Penerima manfaat itu adalah warga yang sedang mengalami keterpurukan akibat pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir,” jelasnya.
Sementara itu dilansir disalah satu media daring, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H. Laoly mengatakan, kebijakan pemerintah dengan membuat PPKM Level 4 bertujuan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Kebijakan yang sedianya berakhir pada 25 Juli 2021 lalu ini, kini resmi diperpanjang hingga 2 Agustus 2021 mendatang.
Pemerintah sadar, kebijakan ini akan berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi sosial masyarakat, dan berdampak pada ketidakmampuan masyarakat yang kesulitan dalam mencari nafkah.
“Insan Pengayoman melalui program pemberian bantuan sosial “Kumham Peduli, Kumham Berbagi”, mencoba turut berempati kepada masyarakat dan ASN Kemenkumham yang terdampak pandemi Covid-19,” ujar Yasonna saat memberikan bantuan sosial secara simbolis, Kamis (29/7/2021).
Melalui program bantuan sosial yang dikoordinasikan oleh Sekretaris Jenderal, tercatat Kemenkumham memberikan total bantuan sosial sebanyak 46.614 paket dan dana sosial sebesar 700 juta rupiah.
Paket tersebut diberikan kepada masyarakat di seluruh Indonesia, yang terdiri atas 43.558 kepala keluarga yang terdampak langsung pandemi Covid-19, serta kepada 3.056 orang ASN Kemenkumham yang terpapar Covid-19.
Sedangkan dana sosial diberikan kepada tujuh Kantor Wilayah Kemenkumham yang saat ini menerapkan PPKM Level 4, yaitu DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.
Adapun paket bantuan sosial Kumham Peduli Kumham Berbagi per orang diberikan dalam bentuk beras, minyak goreng, gula, mie instan, sarden, dan susu.
“Kegiatan kita pada hari ini adalah bagian dari kepedulian kepada masyarakat dan saudara kita sesama pegawai yang terpapar Covid-19. Ini merupakan bentuk kepedulian, jiwa sosial, rasa welas asih serta semangat untuk berbagi,” kata Yasonna di lapangan upacara Kemenkumham.
Kegiatan ini, kata Yasonna, selaras dengan arahan Presiden Joko Widodo kepada para menteri untuk melakukan langkah-langkah maksimal dengan memberikan dukungan, yang salah satunya berupa pemberian bantuan sosial kepada masyarakat dan usaha mikro.
“Bantuan sosial tersebut tidak hanya menyentuh kepada masyarakat yang berada di wilayah perkotaan, namun juga kepada saudara-saudara kita yang berada di wilayah perbatasan negara Republik Indonesia dengan negara lain,” ucap Yasonna.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat membantu meringankan beban mereka yang secara langsung terdampak pandemi Covid-19,” kata Laoly.
“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh Insan Pengayoman yang telah peduli, mampu berbagi atas dasar keikhlasan dan kesadaran,” tutupnya.
Laporan : Phoyo









