Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami
No Result
View All Result
Tenggara News
No Result
View All Result
Home Nasional

Menteri LHK, Siti Nurbaya : Anak di Rumah Saja Kerja Keras Lindungi Lingkungan Hidup

Redaksi by Redaksi
June 22, 2020
in Nasional, TNC Edukasi
0
Smiley face

TenggaraNews.com, JAKARTA – Menteri LHK Siti Nurbaya menyapa dan berdiskusi langsung dengan anak-anak Indonesia yang telah melakukan aksi-aksi nyata melindungi lingkungan hidup dan kehutanan. Tak kurang tiga puluhan anak dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, serta beberapa aktivis ikut dalam kegiatan yang diselenggarakan secara virtual dari Rumah Dinas Menteri LHK di Jakarta, Minggu 21 Juni 2020.

“Ibu mengingatkan kita semua bahwa kerja anak-anak bersama pemerintah/KLHK sangat penting dan dibutuhkan oleh negara ini, jadi anak-anak adalah pahlawan cilik untuk menjaga Indonesia ke depan. Itu sudah dibuktikan, dalam kerja bersama yang kita lalui,” ujar Menteri Siti.

Menteri Siti pun menjelaskan, jika kegiatan bersama anak-anak ini juga dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Sedunia yang jatuh setiap tanggal 5 Juni.

Lebih jauh Menteri LHK mengapresiasi anak-anak Indonesia yang memanfaatkan waktu dirumah saja selama Pandemi Covid-19 ini dengan kegiatan-kegiatan positif terutama terkait dengan bagaimana menjaga dan melindungi lingkungan hidup dengan langkah sederhana.

You Might Also Like

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

“Anak anak di rumah saja, kerja keras memikirkan langkah-langkah, ada yang otak atik, ada yang sekolah dari rumah, nah itu Ibu bangga karena kita sama-sama terus pikirkan bagaimana kita berbuat untuk alam kita, untuk Indonesia,” ucap Menteri Siti.

Anak-anak yang berpartisipasi dalam ngobrol bareng Menteri LHK ini adalah anak-anak terpilih yang telah membuktikan dirinya menjadi bagian nyata dari upaya perlindungan lingkungan hidup dan kehutanan yang salah satunya dengan bekerjasama Kementerian LHK.

Ada Keandra Fausta Abisha, siswa SD Global Mandiri Cibubur yang pernah menjalani program sehari menjadi Menteri LHK, bersama dua temannya. Pada diskusi ini Fausta begitu bersemangat menyampaikan pemikirannya terkait pengelolaan sampah medis dimasa Pandemi Covid-19 ini.

Dirinya mencontohkan bagaimana masker medis bekas pakai harus dikelola secara baik, agar virus Corona tidak semakin menyebar akibat sampah masker yang tidak terkelola dengan baik. Kemudian ada pula Faiz Ramadhan Putra Suhaerim yang juga siswa SD Global Mandiri Cibubur yang bercerita tentang pengalamannya ikut ke Pulau Komodo pada program peringatan Hari Peduli Sampah tahun 2020.

“Sangat senang sekali melihat langsung hewan komodo di habitatnya yang hanya ada di Indonesia. Semoga pariwisata di Pulau Komodo semakin maju dan pengelolaan sampahnya juga semakin baik,” ujarnya.

Selain SD Global Mandiri Cibubur ada juga siswa siswi SD, SMP, dan SMA Lembaga Pendidikan Nasional Satu Pondok Gede yang bercerita tentang sekolahnya yang mengajarkan peduli lingkungan, seperti mengajarkan siswanya memilah sampah, mengadakan hari khusus untuk merawat lingkungan sekolah dan lain sebagainya. Masih banyak siswa sekolah lainnya yang juga membagikan pengalamannya kepada Menteri Siti, seperti dari Cikal Harapan Islamic Elementary School, Lab School Junior High School, SMA Mardi Yuana Bogor, dan SMP Jakarta Intercultural School.

Selain anak-anak sekolah, para aktivis muda peduli lingkungan juga terlibat dalam diskusi ini, seperti Swietenia Puspa Lestari dari Divers Clean Action (DCA) Panelis di Paviliun Indonesia, COP 23 UNFCCC, Bonn, November 2017. Tenia merupakan Co-founder dan Executive Director Divers Clean Action, komunitas peduli kebersihan laut yang mengajak para penyelam untuk memungut sampah dari dasar laut saat menyelam. Akibat aktivitas itu Tenia juga dinobatkan sebagai BBC’s 100 Most Inspiring and Influential Women 2019, Forbes’30 under 30 Asia’s Social Entrepreneurs 2020, dan Invitee Obama Foundation Leaders Asia-Pacific Forum, Malaysia, Desember 2019.

Smiley face

Selanjutnya ada Yohanes Kevin Hendrawan dan Nesha Ichida dari Youth4Arctic, keduanya sempat berpartisipasi sebagai Panelis di Paviliun Indonesia, COP 21 UNFCCC, Paris, November 2015. Kevin saat ini merupakan youtuber aktif yang channel YouTube nya memiliki 1,83 juta subscriber dengan konten-kontennya terkait lifestyle dan traveling. Nesha Ichida juga merupakan Co-founder dan Advisory Board dari Divers Clean Action.

Kemudian ada Assruro Wildan Mukholadun yang menjadi Panelis di Paviliun Indonesia, COP 22 UNFCCC,  Marrakesh, November 2016. Selanjutnya Muhammad Rafa Ibnusina Jafar yang juga menjadi Panelis di Paviliun Indonesia, COP 22 UNFCCC, Marrakesh, November 2016. Rafa merupakan Co-founder Komunitas Pengumpul Sampah Elektronik “EwasteRJ” (17 dropbox spot di 9 kota), Penulis buku “E-Waste: Sampah Elektronik”, dan Ashoka Young Changemaker 2019. Saat ini dia bersekolah di SMA Taruna Nusantara.

Dari Papua ada Alfa Ahoren yang menjadi Panelis di Paviliun Indonesia, COP 24 UNFCCC, Katowice, Desember 2018. Alfa juga aktif dalam komunitas cinta lingkungan bagi anak muda Papua sebagai bentuk pergerakan menjaga dan mencintai bumi. Lalu ada Laetania Belai Djandam dan Adinda Nanda Saraswati yang merupakan Panelis di Paviliun Indonesia, COP25 UNFCCC, Madrid, Desember 2019. Laetania juga anggota Dayak Youth Community. Mahasiswa jurusan S1 Health and Human Sciences, the University of Sheffield ini juga volunteer di Yayasan Alam Sehat Lestari (ASRI), dengan fokus di bidang Planetary Health (kesehatan lingkungan dan kesehatan manusia), dan juga Anggota Komunitas Bogor Mengabdi (bidang lingkungan, Bogor Lestari).

Selain itu ada Ramadhan Subakti yang juga menjadi Panelis di Paviliun Indonesia, COP25 UNFCCC, Madrid, Desember 2019. Anggota Pramuka Saka Wanabakti, Kalpataru Kwartir Nasional ini terpilih mewakili gerakan Pramuka untuk menyuarakan pengendalian perubahan iklim.

Lalu ada Sigit Ibrahim Kepala perawat satwa di Pusat Rehabilitasi Primata Jawa, The Aspinall Foundation. Sigit juga Anggota Satgas damkar hutan, Pamswakarsa Cagar Alam G. Tilu, BBKSDA Jabar dan Anggota Forum Komunikasi Kader Konservasi Indonesia (FK3I). Dirinya pernah membantu KLHK sebagai saksi Ahli Penanganan

Penegakan Hukum Kehutanan TSL Dirjen Gakkum tahun 2020 dan Polda Jabar tahu 2019. Terakhir ada Octavia Rungkat Tuani, pemenang UN Equator Prize 2019 dan Kalpataru 2019. Octavia berasal dari Masyarakat Adat Dayak Iban Sungai Utik.

Menanggapi sharing pengalaman dari para pahlawan-pahlawan muda lingkungan ini, Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim (PPI) KLHK, Rhuanda Agung Suhardiman yang ikut dalam diskusi ini memuji aksi-aksi nyata dari para pelajar muda Indonesia tersebut. Dirinya berpesan semakin banyak anak-anak muda yang peduli terhadap lingkungan, maka kualitas lingkungan hidup di Indonesia akan semakin baik. “Raise voice not your noise untuk aksi penanggulangan perubahan iklim,” ajaknya.

Menutup diskusi tersebut, Menteri Siti menyampaikan rasa bangganya dan terima kasih pada anak-anak hebat pada diskusi itu. “Saya menangkap kekayaan Indonesia yang luar biasa pagi ini, kekayaan yang datang dari keberagaman alam, keberagaman adat, budaya, tata cara dan pengetahuan pribadi. KLHK sudah 6 tahun ini terus berusaha mengumpulkan semua pengetahuan dan anak anak hebat yang berpengetahuan dan bagaimana mendorong dan memfaslitiasinya, dan ini sangat penting bagi kampanye yang sangat luas bagi kecintaan kepada indonesia,” pungkasnya.

Pada diskusi ini juga dibagikan hadiah kepada para peserta, yaitu berupa buku biografi kerja Menteri LHK Siti Nurbaya berjudul “Saatnya Berubah / Time for Change”, boneka flagship satwa langka Indonesia, dan 5 batang bibit buah-buahan (Mangga Manalagi, Nangkadak, Belimbing Dewi, Rambutan Binjai, Jambu Jamaika) yang akan diantar ke alamat masing-masing peserta. Selanjutnya juga diumumkan pemenang lomba foto Ditjen KSDAE yang diselenggarakan lewat IG ayoketamannasional official.

Hadir dalam diskusi virtual ini jajaran Pejabat KLHK yaitu Sekretaris Jenderal, Kepala Badan Litbang dan Inovasi, Eka Widodo Soegiri TAM LHK, Sri Murniningtyas TAM LHK, Dirjen KSDAE, Dirjen PPI, Dirjen PDASHL, Dirjen Gakkum LHK, Dirjen PSLB3, Kepala Badan P2SDM, Direktur KKH, Kepala Biro KLN, dan Kepala Biro Humas.

Laporan : Ichas

Post Views: 268
Previous Post

Januar Tenggelam di Kolam Belakang Kantor Lurah Belawan Sicanang

Next Post

Menuju Pilkada 2020, KPUD Wakatobi Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih

Redaksi

Redaksi

Related News

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

Mendagri Larang Kepala Daerah Keluar Wilayah

by Redaksi
December 10, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA - Mendagri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menerbitkan surat edaran (SE) larangan kepala daerah bepergian ke luar wilayahnya....

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

Produksi Beras Indonesia Tahun 2025 Melonjak Tinggi 34,77 Juta Ton

by Redaksi
November 4, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA – Produksi beras nasional tahun 2025 menunjukkan lonjakan signifikan dan menandai langkah besar Indonesia menuju swasembada pangan. Berdasarkan...

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

Tindak Perusahaan Perusak Kawasan Hutan, Ditjen Gakkum Kehutanan dan Jampidum Teken Kerjasama

by Redaksi
November 1, 2025
0

TenggaraNews.com, JAKARTA -  Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan (Ditjen Gakkum Kehutanan) bersama Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) menandatangani...

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

‎97 Tahun, Refleksi dan Makna Sumpah Pemuda Generasi Kekinian

by Redaksi
October 28, 2025
0

MOMEN sumpah pemuda bagi generasi kekinian adalah sesuatu yanga sangat berharga, istimewa dan sangat berkesan di mana dalam perjalanan pemuda...

Next Post
Menuju Pilkada 2020, KPUD Wakatobi Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih

Menuju Pilkada 2020, KPUD Wakatobi Lakukan Pemutakhiran Data Pemilih

Maksimalkan Pelayanan Kesehatan, Pemda Konkep Bakal Bangun Puskesmas Baru di Waworope

Maksimalkan Pelayanan Kesehatan, Pemda Konkep Bakal Bangun Puskesmas Baru di Waworope

Trending News

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

Korban Meninggal Bertambah, Mahasiswa Teknik Hembuskan Nafas Terakhir Usai Operasi

September 27, 2019
Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

Ayah Randi: Kasihan Anaku, Saya Pikir Dia yang Akan Mandikan Jenazaku

September 27, 2019
Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

Tiba-tiba Dicerai Istri, Suami Milyarder di Wakatobi Jadi Melarat

September 17, 2019

About

The best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Categories

  • ADVETORIAL
  • crime & Justice
  • Daerah
  • Education
  • Ibukota
  • Kombis
  • Komunitas
  • Kongres PAN
  • Nasional
  • News
  • Operation
  • OPINI
  • Opinion
  • Perempuan dan Anak
  • Politic
  • Politika
  • Ramadhan Story
  • TNC Edukasi
  • TNC Health
  • TNC Inspiration
  • TNC Sportainment
  • TNC TV
  • Uncategorized
  • Veteran

Tags

#Ali Mazi #Asrun #Basarnas #Bombana #Demo #DPR RI #Gerindra #Golkar #Hugua #Jakarta #Jakarta Barat #Kendari #Kolaka #Konawe #Konkep #Konsel #konut #Korupsi #KPU #Kriminal #Muna #Narkoba #Opini #Pariwisata #PDIP #Pemkot #Pilcaleg #Pilgub #Pilgub Sultra #Politik #Polres #polres muna #Rusda Mahmud #Sjafei Kahar #Sultra #Tambang #Teguh Setyabudi #tenggaranews #Tenggaranews.com #TNI #VDNI #Wakatobi Dr Bahri Pemda Mubar Virus Corona

Recent Posts

  • Pendiri Yayasan IAI Rawa Aopa Ungkap Fakta Penipuan Mantan Istri: Dugaan Gelapkan Uang hingga Poliandri
  • Polsek Kaledupa Dinilai Tidak Profesional Tangani Laporan Masyarakat
  • Purchase Now
  • Features
  • Demos
  • Support

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Politika
  • Nasional
  • Kombis
  • OPINI
  • TNC Inspiration
  • ADVETORIAL
  • Redaksi
    • Pedoman Pemberitaan Media Siber
    • Peraturan Dewan Pers
    • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2022 Tenggara News – Portal Media Online Sulawesi Tenggara