TenggaraNews.com, KENDARI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIA Kendari, bersama Lapas Perempuan Klas III Kendari dan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Klas II Kendari menggelar senam Poco-Poco Nusantara dalam rangka pemecahan rekor muri, sekaligus menyambut Sea Games tahun 2018, Minggu 5 Agustus 2018.
Senam Poco-Poco ini dilaksanakan di lapangan Lapas Klas IIA Kendari, diikuti oleh para warga binaan baik tahanan maupun narapidana, serta para petugas Lapas.
Kalapas Perempuan Klas III Kendari, Rita Ribawati mengatakan, senam Poco-Poco ini dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan bekerjasama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia.
“Jadi kegiatan ini kami mengikuti semua dan memang wajib diikuti oleh seluruh Lapas dan Rutan seluruh Indonesia. Ada 710 unit pelaksana teknis (UPT) yang mengikuti kegiatan ini untuk memecahkan rekor dunia panduan dari RRI yang disinyalkan oleh Kemenpora,” jelas Rita saat ditemui usai Senam.
Adapun jumlah peserta senam, lanjut dia, itu sebanyak 105 orang yang seharusnya 200 orang karena kondisi lapangan yang sempit.
“Seharusnya 200 orang tapi kami hanya memenuhi 105 orang mengingat tempatnya tidak cukup,” katanya.
Ditempat yang sama, Kalapas Klas IIA Kendari, Otong Gunarso menyambut baik kegiatan ini karena dapat menyehatkan jasmani dan menjaga kebugaran tubuh para narapidana.
“Insya Allah ini akan kita laksanakan seminggu sekali, karena senam Poco-Poco ini sudah tingkat nasional bukan daerah lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sultra, Sofyan merasa bangga keikutsertaan Lapas dan Rutan dalam senam ini.
Menurutnya, selain menyehatkan, senam Poco-Poco ini juga dimaksudkan untuk melestarikan budaya bangsa.
“Saya berharap ini terus diberdayakan sebagai wujud kecintaan kita terhadap kelestarian budaya bangsa. Ke depan bukan hanya warga binaan saja, tetapi seluruh pegawai juga paham semua dan Insya Allah suatu saat akan saya lombakan semua UPT di Sultra,” tandasnya.
Laporan: Yusran









