TenggaraNews.com, BUTON TENGAH – Pemerintah Kabupatan Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), melakukan refocusing anggaran sebesar Rp19 miliar lebih. Refocusing anggaran ini merupkan salah satu instruksi dari pemerintah pusat akibat dari dampak wabah Covid-19.
Sekda Buteng, Kontantinus Bukide dalam vidio confrensnya bersama Gubernur dan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Koordinator wilayah VII, serta 17 bupati/walikota se-Sultra menjelaskan, anggaran Pemkab Buteng tidak mengalami penundaan Dana Alokasi Umum (DAU), dan angka refocusing dan realokasi mencapai Rp19 miliar lebih.
“terkait refocusing dan realokasi anggaran, kami telah melakukanya termasuk enam daerah lainya yang tidak mengalami penundaan DAU. Angka refocussing dan realokasi anggaran (Buteng) sebesar Rp. Rp19.7 miliar,” kata Konstantinus Bukide belum lama ini.
Dari total realokasi anggaran itu, Sekda Buteng merincikan berbagai pos pengeluaran diantaranya penanganan kesehatan, dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial.
“Dari anggaran itu kami telah merealokasikan sebesar Rp3.7 miliar, kemudian data kami telah mengalokasikan penanganan kesehatan Rp.10.7 miliar, dampak ekonomi Rp2 miliar dan jaring pengaman sosial sebesar Rp1.000.000.000,” urai Sekda Buteng.
Laporan: Hasan Barakati









