TenggaraNews.com, MUNA – Seorang petani asal Desa Raimuna, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna, Hamid (62) di temukan tewas di kebun miliknya sendiri, Jumat 27 Juli 2018 sekitar pukul 08.30 wita.
Jamila (46), istri almarhum mengungkapkan, bahwa kemarin suaminya meminta izin kepada anaknya untuk pergi ke kebun, namun sampai malam hari dia tak kunjung pulang ke rumah.
“Saya tidak merasa curiga dengan suami saya setelah saya balik dari pasar, saya langsung istrahat namun tertidur sampai pagi,” ucapnya.
Keesokan harinya, kata dia, sekitar pukul 06.00 Wita Ia kembali ke pasar untuk melakukan aktivitas dagangannya. Namun, di saat kembali dari pasar sekitar pukul 08.00 Wita, almarhum belum juga kembali ke rumah. Sehingga sang istri berinisiatif menyusul ke kebun untuk memastikan suaminya, namun sesampainya di kebun betapa kagetnya Jamila, karena melihat suaminya sudah tersungkur di tanah tanpa menggunakan baju dan kondisi sudah tak bernyawa lagi.
“Saya kaget melihat kondisi suami saya sudah tergeletak di tanah, dan ada muntah di lantai,” ungkapnya sedih.
Jamila yang panik kemudian menghubungi warga setempat, kemudian dilaporkan ke Polsek Maligano. Tak berselang lama, aparat kepolisian mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.
Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos Paretongan Sinaga melalui Kasat Reskrim, IPTU Fitrayadi mengatakan, berdasarkan hasil introgasi dari keluarga almarhum, pria paruh baya tersebut mempunyai riwayat penyakit hipertensi dan sering muntah darah.
“Saat ini Polres dan Polsek masih melakukan penyelidikan, namun keluarga korban menolak untuk melakukan outopsi ” jelasnya kepada awak media.
Laporan: Phoyo








