TenggaraNews.com,KENDARI – Sampai saat ini, aparat kepolisian belum berhasil menangkap pelaku pencurian benda bersejarah milik Museum Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang hilang pada 26 Januari 2021 lalu.
Kapolsek Baruga, Kota Kendari, AKP Gusti Komang Sulastra mengatakan, pelaku pencurin peninggalan barang bersejarah dan barang berharga di Museum Kota Kendari, sampai saat ini belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.
“Kami akan terus berusaha untuk mencari dan menggali segala informasi yang berkaitan dengan tindak pidana tersebut,” ucap AKP Gusti Komang Sulastra kepada jurnalis TenggaraNews.com, Senin 8 Februari 2021.
AKP Gusti Komang Sulastra mengungkapkan, kemarin sempat ada informasi dari Makassar bahwa ada barang yang ditemukan. Namun setelah ditelusuri informasi barang tersebut, ternyata tidak identik dengan barang yang ada di Museum Kendari sebagaimana dilaporkan hilang.
Kemudian, AKP Gusti Komang Sulastra mengatakan, dalam penanganan kasus museum ini tim dari TKP tersebut mengalami banyak kendala seperti akses CCTV.
“Ya dari awalnya kami terkendala itu dari TKP, karena dari hasil identifikasi yang dilakukan oleh tim identifikasi Polres bahwa jejak yang ditemukan di sana itu sudah luntur, juga jejak bekas tangannya itu sudah berdebu. Jadi tidak bisa dibaca lagi oleh tim identifikasi,” ungkapnya.
Menurut Gusti Komang, dukungan kamera pemantau atau CCTV untuk memudahkan proses identifikasi dan kelengkapannya di TKP itu tidak ada.
Kepolisian juga sudah mencari tahu di sekitar masyarakat perumahan dan perkantoran lainnya, juga tidak ada yang mendukung akses CCTV.
Ditambah lagi di TKP memang tidak ada keamanan yang bertugas di Museum Kendari.
Meski demikian, aparat Polsek Baruga tetap yakin kasus ini akan tetap terungkap. “Mudah-mudahan segera terungkap, mohon doanya,” harapnya.
Laporan : Muh Beni









