TenggaraNews.com, KENDARI – Ratusan driver Gojek Kendari diedukasi tertib berlalu lintas serta diajak untuk selalu menjaga kemananan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Minggu 10 November 2019 di Waroeng X-Bro Kendari.
Head of Regional Corporate Affairs Gojek For East Indonesia, Mulawarman mengatakan,
pelatihan dan sosialisasi ini merupakan wujud komitmen Gojek dengan berkolaborasi bersama pihak kepolisian.
“Kami memberikan edukasi bahaya Narkoba, tertib lalu lintas, keamanan dan bagaimana mengantisipasinya,” ujarnya.
Mulawarman menambahkan, agenda tersebut juga bentuk apresiasi Gojek pada mitranya yang berada pada garda depan layanan Gojek.
Sementara itu, Kasubdit Bin Polmas Dit Binmas Polda Sultra, Kompol Sutadi mengatakan, para driver Gojek merupakan salah satu bentuk komunitas transportasi yang berkembang di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya di Kota Kendari.
Untuk itu, kata dia, komunitas ini perlu dilakukab pembinaan, agar dalam melakukan pekerjaan mereka (driver Gojek) bisa selalu tertib sosial, dan menjalankan pekerjaannya dengan aman.
Dalam kondisi seperti ini, lanjut Sutadi, masyarakat yang dilayani ketika melihat bahwa kelompok driver Gojek ini adalah kelompok yang tertib, maka akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan transportasi.
“Kondosi ini, kami mencoba melakukan pembinaan, agar mereka bisa memenuhi unsur keamanan dan ketertiban saat melakukan aktivitas, sehingga masyarakat yang dilayani bisa selalu merasa aman, nyaman dan senang,” ucapnya.
Lebih lanjut, dia juga menambahkan, berdasarkan pengamatan dan data yang diperoleh pihaknya, proses kerja para driver Gojek saat ini masih pada standar keamanan dan ketertiban. Kalau pun ada yang melakukan pelanggaran lalu lintas, dilakukan pembinaan internal dan eksternal, dan hal itu akan terus dilakukan, agar para driver ini tetap menjadi baik dan bisa menjadi rolmode bagi transportasi di wilayah Sultra
“Kami berharap, sistem managemen yang dikelola bisa mengarah untuk menjadikan para driver Gojek ini sebagai pelopor keselamatan berkendara,” harapnya.
Di tempat yang sama, PS. Kanit III Satlantas Polres Kendari, Bripka Sahrudin mengungkapkan, dalam materi yang diberikan kepada para driver Gojek lebih menekankan masaalah keselamatan, karena keselamatan adalah sebuah kebutuhan.
“Saya sampaikan kepada mereka (driver Gojek), apalah gunanya mengejar point, tapi tidak selamat. Itu yang menjadi perhatian kami juga, ketika terjadi kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.
Disamping mengutamakan keselamatan dalam berkendara, pengguna lalu lintas juga harus meningkatkan etika berlalu lintas.
“Jadi, keselamatan berkendara sudah menjadi kebutuhan,” jelasnya.
Laporan: Ikas









