TenggaraNews.com, KOLAKA – Rektor Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka, Azhari mendukung penuh ide kampus merdeka ala Nadiem Makarim.
Orang nomor satu di USN ini menilai gebrakan Menteri Pendidikan masuk akal dan rasional.
“Ide dari Menteri Nadiem ini sudah benar dan segar menurut saya. Paling tidak, dengan ide kampus merdeka ini tidak membuat gagap mahasiswa kita pada saat terjun ke lapangan,” ujar Azhari, Kamis 6 Februari 2020.
Menurutnya, kebijakan kampus merdeka ini menuntut perguruan tinggi mempersiapkan dan menghasilkan mahasiswa yang berdaya saing, mandiri, serta dapat menciptakan lapangan pekerjaan.
Ashari menyebutkan, ide kampus merdeka tersebut terdapat empat poin utama, yaitu mengubah perguruan tinggi negeri satuan kerja (Satker) menjadi perguruan tinggi negeri berbadan hukum, kemudahan akreditasi perguruan tinggi negeri, kemudahan membuka program studi baru, dan belajar selama tiga semester di luar program studi atau kampus.
“Kebijakan kuliah tiga semester di luar program studi atau kampus selama masih relevan dengan jurusannya, sesuatu yang wajar. Justru hal tersebut menambah wawasan dan pengalaman mahasiswa dalam bidang lainnya,” ungkapnya.
Azhari mencontohkan, saat KKN, mahasiswa hanya menjalani selama satu sampai dua bulan, sementara kuliah tiga semester ala kampus merdeka membuat mahasiswa berinteraksi langsung dengan bidang keilmuannya.
“Akan percuma saja bila perguruan tinggi menciptakan banyak sekali lulusan, sementara skill keilmuannya belum matang, dan untuk terjun ke lapangan pun tak siap. Dengan belajar di luar bidang yang sedang dipelajarinya bisa menumbuhkan skill baru yang dapat bermanfaat ke depan,” tambahnya.
Laporan: Derianto









