TenggaraNews.com, KENDARI – Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tenggara, mengusulkan remisi umum bagi 1192 narapidana (Napi) untuk mendapatkan remisi Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2018 mendatang.
Kepala Kanwil Kemenkumham Sultra, Sofyan mengatakan, ribuan Napi yang diusulkan tersebut berasal dari seluruh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan (Rutan) di Sultra.
“Dari 1192 Napi/tahanan yang diajukan mendapat remisi, ada 38 orang akan keluar tepat di hari pengumuman pada tanggal 17 Agustus, sementara 1154 napi lainnya masih terus menjalani sisa hukumannya,” katanya, Kamis 16 Agustus 2018.
Seluruh warga binaan yang akan mendapatkan remisi, merupakan Napi yang sudah memenuhi syarat sesuai dengan peraturan perundang-undangan Nomor 3 Tahun 2018, tentang syarat dan tata cara pemberian remisi asimilasi cuti mengunjungi keluarga, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas dan cuti bersyarat.
Selain itu, lanjut Sofyan, syarat paling utama untuk mendapatkan remisi yakni, selama menjalani pidana yang bersangkutan berkelakuan baik, tidak pernah melakukan pelanggaran tata tertib di dalam Lapas/Rutan dan telah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan.
“Jadi semua napi yang diusulkan remisi adalah mereka yang telah memenuhi syarat administrasi maupun substansi,” ujarnya.
Ditambahkannya, remisi yang akan diberikan juga bervariasi, mulai 1 bulan masa tahanan sampai 6 bulan masa tahanan.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, Lapas Klas IIA Baubau menjadi penerima remisi terbanyak dibandingkan Lapas dan Rutan lainnya, yakni sebanyak 278 Napi.
Sedangkan Lapas Klas IIA Kendari sebanyak 269 warga binaan yang akan memperoleh remisi, diantaranya 1 orang langsung bebas dan sisanya hanya pengurangan masa kurungan penjara.
“Pengajuan ini belum final, masih bisa berubah sesuai keputusan dari pusat yang hasilnya itu dikeluarkan secara online malam ini. Dan itu akan diumumkan pada upacara pemberian remisi kepada Napi/tahanan yang dipusatkan di Lapas Klas IIA Kendari, pada 17 Agustus besok, dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Sultra Teguh Setyabudi,” tutupnya.
Laporan: Yusran









