TenggaraNews.com, KENDARI – Untuk mengevaluasi harga ikan selama ramadhan, pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kendari, Jumat 25 Mei 2018.
Sidak tersebut turut diikuti Pj Gubernur Sultra, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sultra, Dinas ESDM Sultra, TPID, Instansi vertikal, unsur OPD dan unsur Forkopinda.
Penjabat (Pj) Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi mengatakan, dari hasil Sidak sebagaian besar ikan yang dijual mengalami kenaikan.
“Sebagain besar ikan mengalami kenaikan Rp5 ribu, baik itu seperti ikan Baronang, Ikan Layang, Ikan Tongkol dan Barakuda,” ujar Teguh.
Tetapi, lanjut dia, jika dibandingkan sebelum ramadhan, ada beberapa ikan yang relatif tinggi seperti ikan kembung yang harganya mencapai Rp.70 ribu sekarang harganya turun menjadi Rp55 ribu.
Menurutnya, hukum ekonomi berlaku, dimana pasokan ikan relatif kurang kemudian permintaan banyak sehingga harga ikan menjadi naik.
“Kalau naik sekilo itu kisaran Rp5 ribu saya pikir masih wajar, bahkan ada yang turun seperti ikan teri turun cukup jauh dari harga Rp40 Turun hingga Rp20 ribu,” ujarnya.
Kepala BPSDM Kemendagri ini mengungkapkan, bahwa salah satu penyebab naiknya harga ikan dipicu karena ada sebagian kapal nelayan yang tidak melaut.
“Sebagaian nelayan kita itu memang berasal dari provinsi tetangga (Sulsel) yang pulang kampung, tapi nelayan lokal kita itu juga sebagaian berlibur karena lebih intensif untuk menjalankan ibadah puasa. Jadi seperti itu kondisinya kenapa harga ikan naik,” ungkapnya.
Teguh menambahkan, pihaknya akan terus mengevaluasi dan memantau harga ikan selama ramadhan.
“Mudah-mudahan cuaca di bulan suci ramadhan ini bagus, sehingga nelayan masih bisa melaut dengan baik, agar pasokan ikan kita kembali normal sehingga harganya pun ikut stabil,” pungkasnya.
Untuk diketahui, dari hasil Sidak yang dilakukan pada hari ini, harga ikan Layang sebesar Rp 25.000/kg sebelum puasa Rp. 20.000/kg. Baronang dengan harga Rp.65.000/kg sebelum puasa 55.000 – 60.000/kg. Katombong dengan harga Rp. 35.000/kg Sebelumnya Rp25.000/kg. Ikan Rambeng dengan harga Rp. 40.000/kg dimana sebelumnya hanya Rp. 25.000/kg.
Cumi-cumi dengan harga 50.000/kg, sebelumnya Rp40.000/kg. Ikan tongkol harganya Rp.30.000/kg dari harga sebelumnya Rp. 25.000/kg.
Sementara itu, terdapat pula ikan yang mengalami kenaikan cukup signifikan seperti Ikan putih dengan harga Rp 60.000/kg, sebelumnya dikisaran Rp. 35.000/kg, dan ikan kembung besar dengan harga Rp.60.000- 70.000/kg sebelumnya hanya berkisar Rp. 35.000.
Selain itu, ikan Lure mengalami penurunan harga, dimana saat ini hanya di jual kisaran Rp.20.000/kg sedangkan sebelumnya mencapai Rp. 40.000/kg.
Laporan: Muhamad Isran









