TenggaraNews.com, KENDARI – Jelang pembukaan selebrasi HUT Sultra ke-54 yang bertajuk Halo Sultra, Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersikukuh agar semua pedagang di dalam kawasan eks. MTQ Kendari segera pindah ke luar pagar.
Penjabat (Pj) Sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Sultra, Hj Isma mengatakan, pihaknya sudah meminta kepada para pedagang yang berada di dalam MTQ untuk menertibkan kios-kiosnya sendiri sejak beberapa pekan lalu, tapi saat ini masih ada yang belum menertibkan.
”Jadi saya sudah menginstruksikan kepada Dinas Cipta Karya dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), untuk menertibkan kios-kios pedagang yang berada di dalam MTQ tersebut,” ungkap Isma, ditemui saat bersih-bersih lokasi persiapan HALO Sultra yang ke-11 di MTQ Square, Jumat 20 April 2018.
Ditempat yang sama, Kepala Dinas Cipta Karya, Bina Kontruksi dan Tata Ruang Sultra, Pahri Yamsul mengungkapkan, bahwa dirinya sudah diinstruksikan oleh pimpinan untuk segera menertibkan kios pedagang yang ada di MTQ.
”Untuk itu, saya berikan kesempatan kepada mereka sampai besok, tapi kalau mereka belum juga pindah maka kami akan secara paksa untuk membongkarnya,” tegas Pahri
Ketua Pengprov Perbasasi Sultra ini menjelaskan, alasan pihaknya meminta pedagang untuk tidak lagi menjual di dalam MTQ, karena lokasi tersebut akan kembali dioptimalkan atau difungsikan sesuai dengan perencanaan awal.
“Misalnya liftnya kita pasang, lampunya kita hidupkan semua, terus di dalamnya kita bersihkan, itu sudah kita lakukan semuanya,” jelasnya.
Secara keseluruhan, kata dia, kawasan publik itu akan di kembalikan sesuai marwahnya sesuai dengan desain seperti awal.
”Jadi ini akan dijadikan tempat bersosialisasi bagi masyarakat secara gratis, untuk lari-lari dan sebagainya,” beber Pahri.
Selain itu, lanjutnya, dengan mengembalikan fungsi kawasan eks. MTQ tersebut, maka Pemprov akan menyatukan antara Taman Kota (Tamkot) dan MTQ. Sebab, Tamkot sekarang sudah mengalami over load, sehingga sebagian pengunjung harus dialihkan ke MTQ .
”Untuk fasilitas di tempat tersebut kita akan perbaki, seperti taman dan halamannya kita akan indahkan kembali. Jadi, mudah-mudahan kita bisa kembalikan seperti semula, itu yang kita harapkan,” tutupnya
Laporan: Muhamad Isran








