TenggaraNews.com, BUTON TENGAH -Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits Nabi (STQH) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ke XXVI tahun 2021 resmi ditutup di salah satu hotel di Kota Kendari, Selasa 6 April 2021.
Hasilnya, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), berada diperingkat ke enam mendapatkan 14 medali dan mengungguli 11 Kabupaten Kota lainya dari 17 Kabupaten/Kota yang ada di Sultra.
Dengan raihan prestasi itu, Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Buteng, Nasmuddin, mengatakan raihan prestasi hingga melampaui 11 Kabupaten Kota lainya yang ada di Sultra karena adanya persiapan matang dan motivasi dari bupati.
“Jadi raihan prestasi hingga mendapatkan 14 medali itu karena adanya persiapan matang dari para kafilah kita, selain itu dukungan Pemerintah Daerah Buteng dalam hal ini bapak bupati sebelum kompetisi berlangsung cukup bagus sehingga para kafillah kita dapat termotifasi,” kata Nasmuddin, Rabu 7 April 2021.
Lanjut Nasmuddin, torehan 14 medali pada yang didapat oleh kontingen Buteng, dirinya tidak puas sampai disitu. Kata Dia, akan berupaya lebih matangkan segala persiapan sebelum mengikuti kompetisi bernuansa keagamaan ini.
“kebetulan setelah STQH ini ada lagi MTQ. Tentu kami akan lebih matangkan lagi segala persiapan semoga Buteng mendapatkan prestasi lebih baik lagi,” harapnya.
Berikut perolehan medali STQH tingkat Provinsi Sultra XXVI tahun 2021 yang digelar di Kota Kendari mulai 2 – 6 April 2021
Kabupaten Kolaka keluar sebagai peringkat pertama dengan mendapat 39 medali, disusul Kabupaten Muna menjadi peringkat ke dua dengan 37 medali. Selanjutnya peringakat ke tiga adalah diraih Kabupaten Konawe Utara 23 medali.
Peringkat ke empat diraih oleh Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) 20 medali, menyusul Kota Kendari peringkat ke lima dengan 16 medali, kemudian Buteng masuk urutan ke enam dengan torehan 14 medali.
Selanjutnya dibawah Buteng, Konawe Kepulauan dan Kolaka Utara masing-masing 7 medali, Konawe Selatan 4, Muna Barat dan Buton Masing – masing 3 medali, Buton Utara dan Buton Selatan mendapat 2 medali.
Selanjutnya Wakatobi dan Bombana masing-masing memperoleh satu medali, kemudian Konawe dan Kota Baubau sama sekali tidak mendapat medali.
Laporan : Hasan Barakati









